Ramai Kasus Pencurian Modus Ganjal ATM, Berikut Tips Menghindarinya

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Ramai Kasus Pencurian Modus Ganjal ATM, Berikut Tips Menghindarinya
Ramai Kasus Pencurian Modus Ganjal ATM, Berikut Tips Menghindarinya. Foto: Ilustrasi Pexels.

Bentan.co.id – Di era digital ini, kemudahan dalam bertransaksi keuangan melalui ATM menjadi salah satu primadona bagi masyarakat. Namun, di balik kemudahannya, modus kejahatan seperti ganjal ATM marak terjadi.

Para pelaku memanfaatkan kelengahan nasabah untuk menguras isi rekening mereka.

Banner Polresta Tanjungpinang

Berikut beberapa tips untuk menghindari aksi kejahatan modus ganjal ATM:

Sebelum Bertransaksi:

Pilih ATM di tempat ramai
Hindari ATM di lokasi sepi dan terpencil. Carilah ATM di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan, kantor cabang bank, atau area yang memiliki petugas keamanan.

Perhatikan kondisi mesin ATM
Periksa apakah ada kejanggalan pada mesin ATM, seperti lubang kartu yang tidak normal, tempelan pada tombol, atau kabel tambahan. Jika mencurigakan, jangan ragu untuk mencari ATM lain.

Saat Bertransaksi:

Periksa kartu ATM
Pastikan kartu ATM Anda dalam kondisi baik dan tidak tergores. Jika ada kerusakan, segera laporkan ke bank untuk diganti.

Tutupi saat memasukkan PIN
Gunakan tangan non-dominan Anda untuk menutupi keyboard saat memasukkan PIN. Hal ini untuk mencegah orang lain mengintip PIN Anda.

Waspada terhadap orang asing
Jika ada orang asing yang menawarkan bantuan, jangan mudah percaya. Segera tinggalkan ATM dan cari bantuan dari petugas keamanan.

Setelah Bertransaksi:

Simpan kartu ATM dengan aman
Jangan simpan kartu ATM bersama PIN atau nomor rahasia lainnya.

Rutin ganti PIN
Ganti PIN ATM Anda secara berkala, minimal setiap 3 bulan sekali. Hindari menggunakan PIN yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nomor favorit.

Pantau mutasi rekening
Lakukan pengecekan mutasi rekening secara berkala untuk memastikan tidak ada transaksi mencurigakan.

Jika anda menemukan aksi tersebut di ATM pastikan kondisi jangan panik dan memaksakan, segera laporkan kejadian tersebut pada petugas keamanan bank atau menghubungi call center yang tercantum di website resmi bank.

Selanjutnya jangan tinggalkan ATM sampai petugas keamanan bank datang membantu untuk mengeluarkan kartu ATM anda.

Untuk menghindari terjadinya aksi kejahatan tersebut, ada baikknya anda dapat menggunakan layanan perbankan online atau mobile banking untuk melakukan transaksi keuangan.

Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dalam bertransaksi keuangan.(Brp)

Editor: Don