Batam Kembali jadi Penyumbang Terbesar Kunjungan Wisman ke Kepri

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Batam Kembali jadi Penyumbang Terbesar Kunjungan Wisman ke Kepri
Batam Kembali jadi Penyumbang Terbesar Kunjungan Wisman ke Kepri. Foto: dok Diskominfo Batam.

Bentan.co.id – Kota Batam menunjukkan geliat pariwisata yang positif dengan kembali menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Riau (Kepri) pada Februari 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, tercatat sebanyak 112.687 wisman berkunjung ke Batam pada bulan tersebut.

Banner Polresta Tanjungpinang

Angka ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 43,08 persen dibandingkan Januari 2024 dengan 78.759 kunjungan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi semua pihak yang mendukung sektor pariwisata Batam.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemangku kepentingan dan pelaku pariwisata menjadi kunci utama dalam meningkatkan sektor ini.

“Sektor pariwisata adalah salah satu andalan Batam dan pendorong ekonomi. Kami terus berbenah, membangun destinasi baru, dan mendukung investor di bidang pariwisata,” ujar Rudi.

Wisman asal Singapura mendominasi kunjungan dengan 57.434 orang (50,97 persen) dari total wisman di Februari 2024.

Disusul Malaysia (22.639), India (4.901), China (3.965), Filipina (2.269), Australia (751), Inggris (914), Amerika Serikat (860), Jepang (906), dan Jerman (321).

Terjadi peningkatan signifikan pada wisman India dengan 121,46 persen dibandingkan Januari 2024. Hal ini menunjukkan potensi pasar wisata India yang perlu digarap lebih lanjut.

Dari total 144.802 kunjungan wisman ke Kepri di Februari 2024, Batam menyumbang 77,80 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Batam tetap menjadi primadona wisata di Kepri.

Dibandingkan Februari 2023, terdapat peningkatan 56,79 persen kunjungan wisman ke Kepri. Ini merupakan kabar positif bagi pemulihan sektor pariwisata di masa pasca pandemi.

Pemerintah Kota Batam terus berupaya meningkatkan kunjungan wisman dengan berbagai strategi, seperti membangun dan mengembangkan destinasi wisata baru, mempermudah aksesibilitas dengan membuka rute penerbangan baru, meningkatkan promosi wisata di luar negeri hingga memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak.(Ink)

Editor: Brp