Cemburu, Pemuda di Tanjungpinang Bakar Motor Pacar Wanita Idamannya

Cemburu, Pemuda di Tanjungpinang Bakar Motor Pacar Wanita Idamannya.
Cemburu, Pemuda di Tanjungpinang Bakar Motor Pacar Wanita Idamannya. F. Bentan/Yto.

 

Bentan.co.id – Diduga karena cemburu wanita idamannya pergi dengan pacarnya. Seorang pemuda nekat membakar motor milik Arya yang merupakan pacar dari wanita idamannya.

Abdul Gofur pemuda berusia 22 tahun di Tanjungpinang tak bisa berbuat banyak, setelah ditangkap petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polresta Tanjungpinang.

Abdul ditangkap lantaran nekat membakar sepeda motor milik korban, lantaran wanita yang menjadi incarannya pergi bersama Arya yang merupakan pacar dari wanita tersebut.

Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik mengatakan, kejadian ini terjadi pada Senin (22/1/2024) sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan Rawasari, Gang Maya Sari.

Ketika itu, pelaku melihat wanita idamannya keluar dari salah satu tempat hiburan malam dan pulang kerumah bersama korban.

“Kalau keterangan dari wanita itu, dia hanya dekat atau teman dengan pelaku. Tidak pacaran,” kata dia, Iptu Damanik, Rabu (24/1/2024).

Iptu Damanik menjelaskan, setelah melihat wanita idaman pergi dengan Arya, pelaku lantas membututi korban sampai kerumah wanita incarannya selama ini.

Sedangkan motor itu dibakar pelaku setelah ia beberapa kali menggedor rumah wanita tersebut namun tidak direspon oleh keduanya.

“Dia (pelaku) cemburu karena wanita idaman pacaran sama korban. Maka pelaku bakar motor korban. Dia sempat buntuti sampai kerumah perempuan itu. Dia gedor pintu rumah tapi tak dibuka, dan langusng membakar motor korban,” jelasnya.

Kasi Humas menyebutkan, pelaku diamankan beberapa jam kemudian setelah korban membuat laporan ke Polresta Tanjungpinang.

Polisi juga mengamankan barang bukti botol bensin, korek api dan motor Yamaha Xeon yang telah terbakar. Akibatnya, korban mengalami kerugian senilai Rp.8 juta.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 187 KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun penjara,” ucapnya. (Yto)

Editor : Brp