Gubernur Ansar Ahmad Minta ASN Tingkatkan Kinerja dan Jaga Kekompakan di Tahun Terakhir Masa Jabatan

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Gubernur Ansar Ahmad Minta ASN Tingkatkan Kinerja dan Jaga Kekompakan di Tahun Terakhir Masa Jabatan
Gubernur Ansar Ahmad Minta ASN Tingkatkan Kinerja dan Jaga Kekompakan di Tahun Terakhir Masa Jabatan. Foto: Diskominfo Kepri.

Bentan.co.id – Pada hari pertama kerja di tahun 2024, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memimpin Apel Pagi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Halaman Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Dalam amanatnya, Gubernur Ansar menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh ASN, termasuk untuk meningkatkan kinerja dan menjaga kekompakan.

Banner Polresta Tanjungpinang

Gubernur Ansar mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang telah berprestasi di tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya terus membangun semangat kerja yang berkualitas di tahun 2024.

“Jadikan ini starting point bahwa kerja adalah ibadah, kerja adalah pengabdian. Laksanakan dengan keikhlasan dan kesungguhan,” ujar Gubernur.

Ia juga mengingatkan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir masa jabatannya bersama Wakil Gubernur Marlin Agustina. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk mempersiapkan seluruh pekerjaan sejak dini.

“Jadikan bulan Januari ini untuk mengentaskan semua kebutuhan administrasi, baik itu berkaitan dengan penunjukan bendahara maupun pimpinan pekerjaan. Kita juga diharapkan mempersiapkan pelelangan sejak awal,” tambahnya.

Gubernur Ansar juga menyampaikan permohonan maaf kepada ASN terkait kondisi pusat pemerintahan di Dompak yang belum mengalami perubahan signifikan.

Ia menjelaskan bahwa penganggaran lebih fokus untuk membangun infrastruktur masyarakat.

“Ke depan, kalau nanti Allah izinkan, mungkin kita akan membangun bersama satu tower di tahun 2025. Sehingga nanti OPD-OPD yang belum memiliki kantor bisa berada di satu tower besar di Dompak ini, lebih efektif dan efisien,” paparnya.

Terkait dengan Pilpres dan Pileg yang akan dilaksanakan, ia berpesan kepada ASN untuk meningkatkan kehati-hatian dan tidak melakukan tindakan ceroboh karena urusan politik memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi.

“Jangan sampai ada teguran-teguran akibat hasil temuan Bawaslu. Teman-teman diberikan hak demokrasinya untuk memilih, mendengar program calon, tetapi tidak dibenarkan aktif dalam ikut serta kegiatan politik dari berbagai partai politik peserta pemilu,” tegasnya.(*/Yto)

Editor: Don