Gubernur Ansar Lantik Awaluddin Sebagai Direktur PT Pelabuhan Kepri

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Gubernur Ansar Lantik Awaluddin Sebagai Direktur PT Pelabuhan Kepri
Gubernur Ansar Lantik Awaluddin Sebagai Direktur PT Pelabuhan Kepri. (Foto Humpro Kepri)

Bentan.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melantik dan mengambil sumpah jabatan Awaluddin sebagai direktur PT Pelabuhan Kepri (Perseroda) di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (27/12/2021).

Awaluddin akan menjabat sebagai direktur PT Pelabuhan Kepri mulai dari 23 Desember 2021 sampai 22 Desember 2026.

Banner Polresta Tanjungpinang

Terpilihnya Awaluddin merupakan hasil dari seleksi direktur PT Pelabuhan Kepri yang telah dimulai sejak Mei 2021 lalu.

Penetapan Awaluddin sebagai direktur PT Pelabuhan Kepri ditetapkan melalui RUPS-LB, yang dihadiri Gubernur Ansar sebagai wakil Pemerintah Provinsi Kepri yang memegang saham mayoritas dan Sandra Wati sebagai wakil Koperasi Tuah Amanah Bintan yang memegang saham minoritas.

Gubernur Ansar berharap segera memulai kerja memimpin PT Pelabuhan Kepri sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mampu memaksimalkan potensi ekonomi kemaritiman di Kepulauan Riau.

“Saya yakin saudara Awaluddin mempunyai kompetensi karena sudah melewati proses seleksi yang panjang, saudara harus mampu mengelola potensi alam dan geografis perairan Kepulauan Riau,” ujar Gubernur.

Menurutnya, BUMD didirikan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian di daerah dan menyelenggarakan penyediaan barang dan jasa dan bermutu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu PT Pelabuhan Kepri kedepannya harus mampu mendongkrak pendapatan asli daerah sekaligus juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kepri,” kata Gubernur.

Sementara itu, Awaluddin yang ditemui usai pelantikan mengaku siap berkerja dengan keras untuk meningkatkan kinerja PT Pelabuhan Kepri. Ditambah, kejelasan tentang labuh jangkar di Kepri menurut Awaluddin adalah hal yang harus diperhatikan secara serius.

“Kita ingin labuh jangkar di Kepri bisa kompetitif dengan Singapura dan Malaysia, sekarang beberapa pelabuhan yang sudah kita miliki akan kita optimalkan,” ujar Awaluddin.

(*/Brp)