Ikatan Keluarga Tambelan Tanjungpinang Tolak Relokasi Warga Rempang dan Galang

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Ikatan Keluarga Tambelan Tanjungpinang Tolak Relokasi Rempang.
Ikatan Keluarga Tambelan Tanjungpinang Tolak Relokasi Rempang. F. Bentan.

 

Bentan.co.id – Ikatan Keluarga Tambelan (IKT) Kota Tanjungpinang, mengeluarkan maklumat terkait permasalah di Pulau Rempang dan Galang Kota Batam.

Terdapat 7 point yang tertuang dalam maklumat yang dikeluarkan oleh IKT, yakni pertama, IKT Tanjungpinang mendukung sepenuhnya atas maklumat yang dikeluarkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, pada sepekan yang lalu.

Banner Polresta Tanjungpinang

IKT sangat mendukung segala bentuk adanya program pemerintah. Namun, IKT tetap meminta pembatalan relokasi 16 titik kampung tua masyarakat melayu, yang ada di Pulau Rempang dan Galang.

“Membebaskan seluruh masyarakat yang ditahan akibat peristiwa yang terjadi pada 7 September 2023,” kata Wakil Ketua IKT Tanjungpinang, Syofyan Saleh di Rumah Adat Gemeenschap Tambelan.

Selain itu, IKT Tanjungpinang turut mengutuk keras tindakan refresif, intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap masyarakat melayu Pulau Rempang.

Selanjutnya mendesak Presiden RI, Kapolri, Panglima TNI, DPRD RI, Gubernur Kepri hingga Walikota Batak untuk menghentikan segala tindakan kekerasan.

“Mendesak pemerintah membuat kesepakatan tertulis dengan masyarakat melayu Rempang, terkait dampak jangka panjang dan pendek atas proyek strategis nasional tersebut,” ungkapnya.

Syofyan mengatakan, seluruh point maklumat ini sudah berdasarkan hasil musyawarah besar, yang dilakukan IKT Tanjungpinang, pada Rabu (13/9/2023) kemarin.

“Agar semua komponen dapat menghargai dan menghormati maklumat yang telah dikeluarkan ini, demi kemaslahatan negeri,”ujarnya. (Yto)

Editor :Brp