Jelang Idul Fitri 2023, Sejumlah Peternak di Tanjungpinang Datangkan Puluhan Ekor Kambing

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Petugas Karantina Melakukan Pengecekan Kelengkapan Administrasi Puluhan Ekor Kambing.
Petugas Karantina Melakukan Pengecekan Kelengkapan Administrasi Puluhan Ekor Kambing. f. Humas Karantina Tanjungpinang.

Bentan.co.id – Sejumlah Peternak di Tanjungpinang, mulai mendatangkan puluhan ekor kambing, yang akan diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan warga saat Idul Fitri 2023.

Sebanyak 70 ekor kambing didatangkan oleh sejumlah peternak di Tanjungpinang, dari Kabupaten Karimun dengan menggunakan Kapal KM Budi Jasa ke Pelabuhan Dompak Tanjungpinang, Jumat (7/4/2023) malam.

Banner Polresta Tanjungpinang

Setibanya di Pelabuhan Dompak, puluhan ekor kambing tersebut, langsung dilakukan pengeceka oleh petugas Karantina Tanjungpinang. Pengecekan mulai dari pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen serta pemeriksaan kesehatan fisik.

Salah seorang petugas Karantina Hewan, Dorisman mengatakan, selain pengecekan fisik dan administarsi, petugas juga melakukan desinfeksike alat angkut baik kapal maupun mobil pick-up.

Hal itu, kata dia, sebagai upaya pencegahan terhadap penularan penyakit hewan melalui media pembawa maupun alat angkut.

“Saya apresiasi pengguna jasa patuh dan terus melaporkan kondisi kambing sebelum di lalu lintaskan. Sehingga puluhan ekor kambing ini dapat terjamin keehatannya, dan dapat didistribusikan kepada masyarakat Tanjungpinang dengan aman,” ucap dia.

“Dari hasil pemeriksaan fisik juga tidak ditemukan gejala klinis PMK, dokumen lengkap, sehingga kambing dapat dibawa ke kandang peternak,” tambahnya, Sabtu (8/4/2023)

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Aris Hadiyono mengatakan pihaknya bersama pejabat otoriter veteriner Provinsi Kepri, selalu mendukung kelancaran pengiriman hewan kambing maupun sapi untuk kebutuhan masyarakat Tanjungpinang dan Bintan.

“mari sama-sama kita jaga pulau Bintan ini tetap bebas PMK, sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat peternak,” sebut dia.

(Yto/Brp)