Jemaah Haji Lansia Embarkasi Batam Nikmati Kenyamanan Kelas Bisnis Menuju Tanah Suci

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Jemaah Lansia Embarkasi Batam Nikmati Kenyamanan Kelas Bisnis Menuju Tanah Suci
Jemaah Lansia Embarkasi Batam Nikmati Kenyamanan Kelas Bisnis Menuju Tanah Suci. F. Kemenag Kepri.

Bentan.co.id – Kabar gembira bagi Jemaah Haji lansia Embarkasi Batam. Penerbangan 9 jam menuju Tanah Suci terasa lebih nyaman dengan kebijakan terbaru yang menempatkan mereka di kursi kelas bisnis.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan para lansia selama perjalanan panjang.

Banner Polresta Tanjungpinang

“Jemaah lansia kita tempatkan di kelas bisnis di depan. Tempatnya luas supaya mereka lebih nyaman,” ujar Ketua PPIH Embarkasi Batam, Mahbub Daryanto, Sabtu (18/5/2024).

Lebih lanjut, Mahbub menjelaskan bahwa lansia yang dimaksud ialah lansia yang menggunakan kursi roda atau risiko tinggi, agar memudahkan akses ketika penanganan.

“Mereka akan didampingi oleh petugas kloter atau pendampingnya. Jadi bisa cepat dibantu ketika mereka butuh bantuan atau dalam kondisi yang butuh penanganan,” lanjut Mahbub.

Penempatan jemaah lansia di kelas bisnis ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Mekanisme Pengkloteran dan Penyusunan Pramanifes.

Selain tempat duduk yang nyaman, jemaah lansia juga mendapatkan sejumlah keistimewaan lain, seperti prioritas saat layanan one stop service, petugas yang siap membawakan barang bawaan jemaah, mengantar ke toilet dan layanan katering sesuai dengan kondisi kesehatan jamaah.

“Insya Allah PPIH Embarkasi Batam selalu siaga 1 untuk memberikan kenyamanan jemaah-jemaah terutama para lansia,” kata Mahbub.

Sebanyak 450 jemaah haji Kloter 7 BTH asal Indragiri Hilir (Inhil) dan Siak diberangkatkan ke Madinah pada Sabtu (18/5) pukul 18.10 WIB. Mereka tiba di Madinah pada 18 Mei 2024 pukul 23.00 WAS.

Sebelumnya, tiga orang jemaah asal Karimun, Inhil, dan Pekanbaru sempat tertunda keberangkatannya karena sakit. Namun, saat ini kondisinya sudah membaik dan dinyatakan laik terbang.

“Jemaah yang sempat dirawat kemarin alhamdulillah sudah sehat dan bisa diberangkatkan bersama kloter 7 ini,” kata Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Muhammad Syafi’i.(*/Don)

Editor: Don