Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven: Menanti Keputusan DPR

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven: Menanti Keputusan DPR
Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven: Menanti Keputusan DPR. F. Dok PSSI.

Bentan.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, telah berkoordinasi dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani, untuk mempercepat proses naturalisasi dua pemain keturunan Belanda, Calvin Verdonk dan Jens Raven.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan ibu ketua hari ini. Jadi kami sedang menunggu proses selanjutnya di Komisi III dan Komisi X,” kata Dito di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Banner Polresta Tanjungpinang

Saat ini, Komisi III dan Komisi X DPR RI belum merilis jadwal sidang untuk membahas naturalisasi Verdonk dan Raven.

Namun, Dito memastikan bahwa kedua komisi tersebut akan memprioritaskan agenda ini.

“Kami masih menunggu dan memahami karena pasti DPR punya banyak prioritas. Tapi saya melihat DPR sudah memprioritaskan agenda ini,” ujar Dito.

Waktu yang tersisa untuk menjadikan Verdonk dan Raven sebagai WNI semakin sempit, mengingat Timnas Indonesia akan bertanding melawan Irak (6 Juni) dan Filipina (11 Juni) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Besok kami pastikan lagi [tentang sidang]. Mudah-mudahan terkejar sebelum 6 Juni atau 11 Juni,” ucap Dito.

Sementara itu, ada aturan FIFA yang membatasi pendaftaran pemain baru maksimal tujuh hari sebelum pertandingan.

Hal ini membuat peluang Verdonk untuk tampil melawan Irak semakin tipis. Sementara Raven lebih diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20.

Saat ini, Timnas Indonesia sedang mempersiapkan dua pertandingan lanjutan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, telah memanggil 22 pemain untuk bergabung dengan skuad Garuda.

Latihan perdana Timnas Indonesia akan digelar pada Selasa (28/5). Sebelum bertanding di dua laga resmi tersebut, skuad Garuda akan menjalani partai ujicoba melawan Tanzania pada Minggu (2/6) mendatang.(*/Ink)

Editor: Don