Pemilik Toko Emas Mengaku Kehilangan Kalung Seharga Rp 5 Juta

Pemilik Toko Emas Mengaku Kehilangan Kalung Seharga Rp 5 Juta
Terduga pelaku pencurian saat memegang kalung emas. (Foto tangkapan layar CCTV)

Bentan.co.id – Pemilik Toko Emas Deny Permata mengaku kehilangan kalung emas seberat 7 gram. Total kerugian pun ditaksir mencapai Rp 5 juta, Kamis (23/12/2021).

Korban pencurian, Deny Kurniawan mengatakan modus pelaku awalnya datang ke toko dengan alasan untuk membeli emas, ia pun lantas mengeluarkan beberapa emas yang ingin dilihat pelaku.

Kemudian, setelah pelaku melihat-lihat seuntai kalung dan dan rantai, tidak lama kemudian pelaku pergi dan beralasan hanya mau lihat-lihat dulu.

“Saya taunya pas mau masukkan emas ke etalase, kok emas saya kurang satu, pas saya cek CCTV ternyata dia mengambilnya, kemudian saya kejar dan tidak jumpa lagi,” ujar Deny.

Barang diambil pelaku berupa seuntai kalung emas dengan berat 7 gram seharga Rp 5 juta.

Setelah kejadian itu, tambah Deny, rekaman cctv itu disebar agar pelaku malu dan mau mengembalikan. Ia pun belum berniat untuk membuat laporan ke polisi.

Pemilik Toko Emas Mengaku Kehilangan Kalung Seharga Rp 5 Juta
Korban pencurian emas, Deny Kurniawan. (Foto Bentan.co.id/Yto)

“Kita kasi batas waktu satu minggu lah, kalau tidak ada etikat baik, kita akan coba cari dia (pelaku) dan kalau tidak jumpa mungkin kita anggap itu musibah,” tutur dia.

Menurutnya, aksi pencurian emas di toko bukan kali pertama terjadi, tetapi sudah terjadi sebanyak 3 kali dengan pelaku yang berbeda.

Sebelumnya, rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang wanita cantik melakukan aksi pencurian perhiasan emas di Toko Deni Permata, Jalan Gambir, Tanjungpinang, viral di media sosial, Rabu (22/12/2021).

Dalam video tersebut memperlihatkan seorang wanita cantik dengan menggunakan baju berwarna hitam dan menggunakan masker putih sedang berpura-pura melihat perhiasan kalung. Namun dalam video cctv itu terlihat pelaku dengan tangkas mencuri Perhiasan dengan cara diduga dimasukkan kedalam tas pelaku.

(Yto)