Pj Wako Tanjungpinang Siapkan Anggaran Pemasangan Jaring Penahan Sampah di Kawasan Pesisir

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Pj Wako Tanjungpinang Siapkan Anggaran Pemasangan Jaring Penahan Sampah di Kawasan Pesisir.
Pj Wako Tanjungpinang Siapkan Anggaran Pemasangan Jaring Penahan Sampah di Kawasan Pesisir. F. Diskominfo Tanjungpinang.

 

Bentan.co.id – Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menyiapkan anggaran pemasangan jaring penahan sampah dikawasan pesisir.

Hal itu adalah sebagai upaya Pemko Tanjungpinang untuk menciptakan kawasan pesisir Tanjungpinang yang bersih dan sehat. Dan itu juga menjadi salah satu Pemko tahun ini.

Banner Polresta Tanjungpinang

“Tahap pertama, jaring penahan sampah akan kita pasang mulai dari Pelantar 1. Lalu akan kita teruskan ke Pelantar 2, Pelantar KUD, Pelantar Sulawesi, Agogo, Pelantar 3, dan areal kawasan pesisir di sekitarnya,” kata Hasan, usai kegiatan pembersihan sampah kawasan pesisir Penyengat, Kamis (9/5/2024) kemarin.

Pemasangan jaring penahan sampah itu,lanjut Hasan, ditujukan untuk membantu menahan sampah yang terbawa arus pasang hingga ke pesisir. Selain itu jaring penahan sampah juga ditujukan untuk memudahkan proses pengangkutan sampah oleh perahu khusus.

Pemko, ucap Hasan, menyediakan empat perahu khusus pengangkut sampah yang beroperasi setiap hari dan didukung oleh delapan personil dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selain itu, untuk mendukung dan membangkitkan partisipasi masyarakat, pemerintah kota juga menyiapkan sepuluh personil yang khusus bertugas membantu pembersihan sampah di kawasan pesisir.

Menyikapi adanya permintaan masyarakat agar pemerintah kota menyediakan bak atau kontainer sampah permanen di sekitar kawasan pesisir, yang berfungsi sebagai tempat pembuangan sementara, Hasan menyatakan hal itu terkendala oleh ketersediaan lahan.

Untuk menindaklanjutinya, pemerintah kota akan menyusun langkah-langkah strategis yang diperlukan.

“Sampah yang berhasil kita angkut dari kawasan Pelantar 1, Rabu (8/5) lalu, sebanyak 2,5 ton atau 2 lori sampah. Dari kawasan lain seperti Tanjung Unggat, dan daerah pesisir lainnya rata-rata sebanyak 1 sampai 1,5 ton. Jika kita lakukan setiap hari, ditambah dengan membaiknya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, saya yakin kawasan pesisir kita akan lebih bersih,” ungkapnya.(Yto)

Editor:Brp