Pencarian Hari Kelima Tujuh Unit Eskavator Dikerahkan Cari Korban Longsor di Kecamatan Serasan

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Hari Kelima Pencarian Korban Longsor di Kecamatan Serasan, Natuna.
Hari Kelima Pencarian Korban Longsor di Kecamatan Serasan, Natuna. f. Sar Natuna.

Bentan.co.id – Memasuki hari kelima operasi pencarian korban longsor di Desa Pangkalan Serasan, Tim Siaga Bencana mengerahkan tujuh unit alat berat eskavator untuk proses evakuasi korban, Jumat (10/3/2023).

Tim Sar gabungan masih terus berupaya untuk mencari korban yang di perkirakan masih tertimbun puing rumah, tanah serta pepohonan pasca longsor yang terjadi di Kecamatan Serasan, Natuna pada Senin (6/3/2023) lalu.

Banner Polresta Tanjungpinang

Upaya pencarian korban di hari kelima ini Tim Sar gabungan dibagi menjadi empat tim yang disebar di beberapa area berbeda.

Kemudian, dua eskavator digunakan untuk membuka akses jalan yang tertimbun material longsor serta dua eskavator lainnya akan digunakan untuk proses menggali serta meratakan area 1 dan 2.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, alat berat eskavator telah tiba dari Ranai sejak malam kemarin sebanyak empat unit, menjadi total sebanyak tujuh unit alat berat tersedia di lokasi longsor.

“Hal ini akan sangat membantu tentunya. Diperkirakan timbunan tanah longsor mencapai ketinggian 3 meter seluas lebih dari 9.000 meter persegi dari total 5 area A yang sudah ditentukan. Harapannya hari ini operasi SAR berjalan dengan baik dan lancar, tentunya dengan hasil maksimal,” kata Abdul.

Sementara itu, sebut Abdul, ada lebih dari 100 personel dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban dan pemulihan situasi di lokasi bencana, dengan luas area A1 dan A2 yang menjadi titik utama pada hari kelima mencapai 3500 meter persegi.

“Ratusan personel itu diantaranya, Basarnas, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta POLRI, termasuk Samapta Polda, Brimob, dan unsur Damkar,” ucap dia.

Abdul menyebutkan, saat jni kondisi cuaca di lapangan dilaporkan berawan hingga mendung, dengan kondisi tanah yang basah dan berlumpur mengingat pada malam sebelumnya masih diguyur hujan ringan hingga sedang.

“Saya harap upaya SAR pada hari kelima ini kian efektif dan efisien,” imbuhnya.

(Yto/Brp)