800 Kg Ikan Kakap dari Kepri Dikirim ke Australia, Nilai Ekspor Capai Rp160 Juta

800 Kg Ikan Kakap dari Kepri Dikirim ke Australia, Nilai Ekspor Capai Rp160 Juta
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melakukan pelepasan ekspor produk perikanan milik PT Bintan Intan Gemilang dengan tujuan Australia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Sabtu (7/3/2026). F. Bentan/Yto.

Bentan.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melakukan pelepasan ekspor produk perikanan milik PT Bintan Intan Gemilang dengan tujuan Australia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Sabtu (7/3/2026).

Pelepasan ekspor ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar bersama Chief Executive Officer PT Bintan Intan Gemilang, Dinaria.

Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi perusahaan tersebut dalam mendorong sektor perikanan di daerah.

Ia menilai kegiatan ekspor dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Semoga pertumbuhan ekonomi semakin meningkat,” ujarnya setelah kegiatan pelepasan ekspor.

Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada 2025 menjadi yang tertinggi di wilayah Sumatera dan berada di peringkat ketiga secara nasional.

Menurutnya, aktivitas ekspor seperti ini dapat mendukung peningkatan perekonomian daerah.

“Jika kegiatan seperti ini terus berjalan, diharapkan roda ekonomi daerah juga ikut meningkat,” katanya.

Chief Executive Officer PT Bintan Intan Gemilang, Dinaria, menjelaskan bahwa pengiriman kali ini terdiri dari 800 kilogram fillet ikan kakap anggoli tanpa tulang dengan nilai ekspor sekitar Rp160 juta.

“Nilai ekspor kali ini sekitar Rp160 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan pengiriman tersebut merupakan yang kelima kalinya ke Australia dengan produk olahan ikan yang berasal dari Kepulauan Riau.

Menurutnya, jenis ikan seperti kakap dan kerapu cukup diminati di pasar Australia. Selain negara tersebut, perusahaan juga mengekspor produk ke Singapura dan Amerika Serikat.

Dinaria menjelaskan pasokan ikan diperoleh langsung dari nelayan di Kepulauan Riau. Produksi dilakukan setiap hari untuk memenuhi permintaan pasar meskipun volume ekspor tahunan menyesuaikan dengan musim tangkap nelayan.

“Ikan didapat langsung dari nelayan Kepri sehingga masih segar,” katanya.

Ia juga berharap adanya dukungan dari pihak kargo agar biaya pengiriman ekspor dapat lebih terjangkau bagi produk lokal.(Yto)

Editor: Don

Pos terkait