Citilink Batalkan Penerbangan di Tanjungpinang, Penumpang Tagih Tanggung Jawab Maskapai

Citilink Batalkan Penerbangan di Tanjungpinang, Penumpang Tagih Tanggung Jawab Maskapai
Citilink Batalkan Penerbangan di Tanjungpinang, Penumpang Tagih Tanggung Jawab Maskapai. F. kiriman warga.

Tanjungpinang – Ratusan penumpang pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QR975 rute Tanjungpinang–Jakarta tertahan berjam-jam di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Minggu (26/10/2025).

Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat pukul 15.30 WIB itu akhirnya dibatalkan akibat gangguan teknis pada pesawat.

Penumpang sempat diminta naik ke pesawat sebelum akhirnya diminta turun kembali dan menunggu di ruang tunggu bandara.

Setelah lebih dari tiga jam, pihak maskapai mengumumkan pembatalan penerbangan.

Bacaan Lainnya

Situasi sempat memanas karena sebagian penumpang kecewa dan menilai penanganan dari pihak maskapai kurang memadai.

Salah seorang penumpang, Suharti, mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat pembatalan tersebut.

Tiket perjalanan lanjutan ke Yogyakarta, termasuk penginapan dan transportasi, tidak bisa digunakan.

“Saya rugi waktu dan biaya. Tiket travel dan hotel sudah dibayar, tapi semua hangus. Pihak Citilink tidak memberikan kompensasi sesuai aturan,” ujar Suharti.

Menanggapi hal itu, Station Manager Citilink Bandara RHF Tanjungpinang, Sutrisno, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penumpang.

Ia menjelaskan, pembatalan dilakukan atas keputusan kantor pusat setelah ditemukan masalah teknis pada pesawat.

“Kami mohon maaf atas pembatalan penerbangan QR975. Ada kendala teknis yang membuat pesawat tidak dapat diterbangkan. Sesuai arahan pusat, kompensasi yang diberikan berupa pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule),” kata Sutrisno.

Pihak maskapai juga menyediakan konsumsi dan akomodasi bagi penumpang yang terdampak.

Para penumpang Citilink diinapkan di salah satu hotel di Tanjungpinang dan dijadwalkan kembali terbang ke Jakarta pada Senin (27/10/2025) pukul 14.30 WIB.(Yto)

Editor: Brp

Pos terkait