Bentan.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyalurkan bantuan air bersih untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah keterbatasan pasokan air.
Melalui Tim Pendistribusian Air Bersih, penyaluran dilakukan secara bertahap ke berbagai wilayah terdampak pada Sabtu (28/03/2026).
Hingga saat ini, total 75 ton air bersih telah didistribusikan dengan mempertimbangkan jumlah kepala keluarga (KK) serta kondisi kebutuhan di lapangan.
Sejumlah lokasi menjadi prioritas distribusi, di antaranya Perum Bukit Galang Permai di Kelurahan Air Raja yang menerima bantuan untuk 7 KK.
Selain itu, bantuan juga disalurkan ke beberapa titik seperti Kampung Sidomakmur, Perum Lembah Asri di Kelurahan Batu IX, serta kawasan Kampung Baru.
Distribusi dalam jumlah lebih besar dilakukan di Kampung Bangunsari, Kelurahan Batu IX, dengan total 11 ton air bersih untuk 8 KK.
Sementara itu, Perum Nusa Indah di wilayah yang sama menerima 30 ton air bersih yang diperuntukkan bagi 187 KK.
Penyaluran juga menjangkau kawasan lain seperti Perum Bukit Raya, Jalan Kuantan, dan Hang Tuah Permai.
Di Hang Tuah Permai, sebanyak 7 ton air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 20 KK.
Pada hari yang sama, distribusi tambahan dilakukan ke sejumlah lokasi lain, termasuk Perum Citra Pelita 3, Perumahan Kijang Kencana 3, Perum Bukit Merpati Putih, serta beberapa kawasan permukiman lainnya dengan total volume bervariasi sesuai kebutuhan warga.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan bahwa penyaluran dilakukan secara proporsional agar bantuan tepat sasaran.
Ia menjelaskan bahwa satu tangki air dapat mencukupi kebutuhan dasar warga selama satu hingga dua hari, tergantung tingkat penggunaan di masing-masing wilayah.
Pemerintah Kota Tanjungpinang juga terus memantau kondisi di lapangan dan membuka kemungkinan penambahan distribusi jika masih terdapat wilayah yang membutuhkan.
Hingga saat ini, proses pendistribusian air bersih masih berlangsung dan jumlah bantuan diperkirakan akan terus bertambah seiring pendataan kebutuhan masyarakat.(*)
Editor: Don






