Bentan.co.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad melantik 62 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Kamis (19/2/2026). Pelantikan digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak.
Pelantikan tersebut meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas.
Dari total 62 pejabat yang diambil sumpahnya, sembilan orang merupakan promosi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui mekanisme talent pool dan manajemen talenta.
Selain itu, terdapat 49 Pejabat Administrator dan dua Pejabat Pengawas yang dilantik.
Pemprov Kepri juga melakukan pengukuhan pada Jabatan UPTD Ketenagakerjaan Kota Batam untuk masing-masing satu Pejabat Administrator dan satu Pejabat Pengawas.
Sejumlah nama yang mengisi posisi baru di antaranya Ika Hasilah sebagai Sekretaris DPRD Kepri definitif, Mohammad Bisri sebagai Kepala Perpustakaan dan Arsip, Guntur Sakti sebagai Kepala Satpol PP, Harry Andriyanto sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, serta Rina Hermawati sebagai Kepala Samsat Provinsi Kepri.
Ansar menyampaikan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan.
Langkah tersebut, kata dia, dilakukan untuk penguatan kelembagaan, pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN), serta pengisian jabatan yang kosong akibat pensiun, wafat, maupun alasan lainnya.
“Saya mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan kewajiban. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami bersama Wakil Gubernur akan terus mengevaluasi kinerja saudara-saudara sekalian,” ujarnya.
Ansar menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kualifikasi ASN.
Para pejabat yang dilantik diminta mampu memberikan kontribusi nyata serta meningkatkan kinerja di unit kerja masing-masing.
Ia juga meminta pejabat yang mengalami rotasi agar segera beradaptasi dan membangun konsolidasi di lingkungan kerja baru.
Khusus pada instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, Ansar menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami akan terus memantau, terutama pada institusi yang berhubungan dengan pelayanan publik. Berikan pelayanan dengan kredibilitas terbaik,” katanya.
Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri yang telah disepakati bersama DPRD.
“Tidak ada kepala OPD yang berjalan sendiri-sendiri. RPJMD adalah kesepakatan kita bersama melalui perda dengan DPRD. Mari kita tegak lurus menyukseskan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI,” pungkasnya.(Yto)
Editor: Don






