Bentan.co.id — Satu orang dilaporkan jatuh ke laut dari Kapal Tamark 02 saat kapal tersebut berlayar di Perairan Tanjung Pinggir, Batam, Kepulauan Riau.
Hingga Sabtu (17/1/2026), korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang menerima laporan kejadian Man Over Board (MOB) tersebut pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 06.48 WIB.
“Laporan disampaikan oleh Master Kapal Tamark 02, Elryk Jacobus,” tulis keterangan resmi Basarnas Tanjungpinang.
Berdasarkan keterangan pelapor, insiden terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, kapal berada di koordinat 01°09.487′ Lintang Utara dan 103°56.222′ Bujur Timur, di perairan Tanjung Pinggir, Batam.
“Korban diduga terpeleset sebelum akhirnya jatuh ke laut,” tambahnya.
Korban diketahui bernama Sakaria Jerianto (23), seorang laki-laki.
Ia merupakan satu-satunya korban dalam kejadian tersebut.
Menindaklanjuti laporan, pada hari pertama operasi SAR, Basarnas Tanjungpinang melalui Pos SAR Batam langsung melakukan koordinasi awal dan lanjutan dengan Vessel Traffic Service (VTS) Batam serta Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kepulauan Riau pada pukul 07.00 WIB.
Tak lama berselang, pada pukul 07.03 WIB, tim rescue Pos SAR Batam yang terdiri dari enam personel dikerahkan menuju lokasi kejadian.
“Tim menggunakan satu unit Rescue Car Type II dan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Batam untuk melaksanakan pencarian,” jelas keterangan resmi tersebut.
Basarnas memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR yang berlaku.
“Informasi perkembangan pencarian korban jatuh Kapal Tamark 02 akan disampaikan secara berkala kepada publik,” sambung keterangan tersebut.(*)
Editor: Don






