Setahun Kepemimpinan Ansar–Nyanyang, Kepri Catat Pertumbuhan 6,94 Persen

Setahun Kepemimpinan Ansar–Nyanyang, Kepri Catat Pertumbuhan 6,94 Persen
Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura. F. Diskominfo Kepri.

Bentan.co.id – Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau periode 2025–2030 oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keppres Nomor 15P Tahun 2025 dan Keppres Nomor 24P Tahun 2025.

Pasangan ini sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang Pilkada 2024 dengan perolehan 450.109 suara atau 55,06 persen.

Baca juga: Pemprov Kepri Lanjutkan Insentif PKB dan BBNKB Tahun Ini

Bacaan Lainnya

Memasuki satu tahun masa kepemimpinan pada 20 Februari 2026, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memaparkan sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor.

Secara kumulatif 2025, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat 6,94 persen dengan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp224,51 triliun. Angka tersebut meningkat dibanding 2024 yang tumbuh 5,02 persen.

Pertumbuhan ini melampaui rata-rata Sumatera sebesar 4,81 persen dan nasional 5,11 persen.

Kepri juga tercatat sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Baca juga: Rotasi Besar-besaran di Pemprov Kepri, 62 Pejabat Dilantik

Peningkatan ekonomi ditopang oleh kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 2,027 juta orang atau naik 22,59 persen dibanding 2024.

Realisasi investasi juga meningkat, dengan PMA tumbuh 16,62 persen dan PMDN naik 112,04 persen.

Nilai ekspor Kepri pada 2025 turut naik 17,37 persen atau bertambah 231,74 juta dolar AS dibanding tahun sebelumnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri pada 2025 mencapai 80,53 atau meningkat 0,64 poin dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Warga Padati Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Tanjungpinang, Ansar Sampaikan Pesan Ini

Capaian ini menempatkan Kepri dalam kategori sangat tinggi dan berada di atas rata-rata nasional.

Angka kemiskinan pada Maret 2025 tercatat 4,44 persen atau 117,28 ribu orang, turun dibanding September 2024 sebesar 4,78 persen.

Secara nasional, Kepri berada di peringkat keempat terendah dan terendah di Sumatera.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat 6,45 persen, menurun dari 6,89 persen sebelumnya.

Baca juga: Skema Pembayaran Tunda Bayar Belum Final, Ini Penjelasan Pj Sekda Kepri

Di sektor infrastruktur, rasio elektrifikasi meningkat menjadi 99,21 persen pada 2025 melalui Program Kepri Terang. Kondisi jalan mantap juga naik menjadi 81,11 persen.

Progres pembangunan Jembatan Batam–Bintan memasuki tahap penyelesaian detail engineering design (DED) dengan target rampung akhir 2025. Nilai dukungan pemerintah untuk konstruksi mencapai Rp4,23 triliun.

Di bidang kesehatan, tujuh gedung layanan baru di RSJKO Engku Haji Daud Tanjunguban diresmikan pada Februari 2026 dengan anggaran Rp54,39 miliar dari DAK Fisik Kesehatan 2025.

Pemprov Kepri juga melanjutkan Program Rumah Singgah di Batam dan Jakarta bagi pasien rujukan, serta memberikan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani.

Baca juga: Bupati dan Wabup Bintan Resmikan Fasilitas Baru RSUD

Sejak awal menjabat, Ansar–Nyanyang menyatakan dukungan terhadap visi pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Asta Cita.

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepri hingga Februari 2026 mencapai 79,32 persen dengan 506.076 penerima manfaat.

Selain itu, 407 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk di 419 desa/kelurahan.

Program rehabilitasi rumah tidak layak huni pada 2025 mencakup 99 unit rumah dengan anggaran Rp4,9 miliar.

Baca juga: Sambut Ramadan, Ratusan Warga Hadiri Kenduri Ruwahan di Bintan

Pada tahun pertama kepemimpinan, Pemprov Kepri menerima sejumlah penghargaan nasional, antara lain peringkat ketiga Indeks Pencegahan Korupsi Daerah dari Komisi Pemberantasan Korupsi serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut.(*)

Editor: Don

Pos terkait