Bentan.co.id – UPTD PPD Tanjungpinang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan kegiatan penertiban atau sweeping kendaraan pribadi milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026) pagi.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala UPTD PPD Tanjungpinang, Rina Hermawati, dengan melibatkan jajaran internal serta perwakilan dari Jasa Raharja.
Dalam pelaksanaan sweeping, petugas masih menemukan sejumlah kendaraan milik ASN yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Para pemilik kendaraan yang menunggak langsung diberikan imbauan untuk segera melakukan pembayaran.
Kepala UPTD PPD Tanjungpinang, Rina Hermawati menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendata kendaraan yang memiliki tunggakan pajak sekaligus mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah.
Dari total 180 kendaraan yang diperiksa, terdiri dari 108 mobil dan 72 sepeda motor.
“Mobil ada 108, motor 72. Untuk kendaraan roda dua ditemukan 22 kendaraan menunggak pajak dan kendaraan roda empat yang menunggak kurang lebih setengahnya menunggak,” kata dia.
Ia juga menyebutkan bahwa sebagian kendaraan roda empat yang menunggak terdaftar di wilayah lain seperti Batam dan Bintan, sehingga pihaknya belum dapat menerbitkan surat pemberitahuan pajak secara langsung di Tanjungpinang.
Sebagai tindak lanjut, petugas telah menyiapkan surat penagihan yang kemudian ditempatkan pada kendaraan yang teridentifikasi menunggak pajak.
Berdasarkan data sementara, nilai tunggakan pajak kendaraan bervariasi, dengan beberapa di antaranya mencapai Rp21 juta, Rp17 juta, dan Rp12 juta. Sementara rata-rata tunggakan berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp5 juta.
“Ada beberapa yang nominalnya besar. Tapi rata-rata menunggak sebesar Rp4-5 juta,” tuturnya.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan tidak hanya menyasar ASN, tetapi juga masyarakat umum sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak kendaraan bermotor.
“Kami dari Bapenda diminta untuk memaksimalkan capaian target yang telah diberikan, ini upaya kami yakni sweeping ke pegawai dan akan ke masyarakat umum,” ujarnya.(Yto)
Editor: Don






