Bentan.co.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang sekitar dua meter yang masuk ke permukiman padat penduduk di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Kapaya IV, Jumat (23/1/2026) malam.
Kepala Seksi Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Tanjungpinang, Dery Ambari, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan ular tersebut.
Petugas kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca juga: BMKG Ingatkan Dampak Monsun Asia, Gelombang 2,5 Meter Potensi Terjadi di Perairan Pulau Bintan
“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi. Keberadaan ular di kawasan padat penduduk memiliki risiko bagi keselamatan warga,” ujar Dery, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Heboh Video Promosi Klinik Kecantikan di Batam, Dinkes Beri Peringatan
Proses evakuasi ular sanca tersebut berlangsung sekitar 30 menit.
Petugas menggunakan peralatan khusus berupa snake grab untuk memastikan evakuasi berjalan aman.
Setelah berhasil diamankan, ular dimasukkan ke dalam karung dan akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.
“Ular akan dilepasliarkan ke habitat aslinya agar tidak kembali ke lingkungan rumah penduduk,” jelas Dery.
Baca juga: PDAM Tirta Kepri Berlakukan Tarif Baru Tahun Ini, Pelanggan Dibagi Empat Kluster
Damkar Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hewan liar masuk ke lingkungan permukiman, sehingga dapat ditangani dengan aman dan tepat.(Yto)
Editor: Don






