Bentan.co.id – PLN Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Kepulauan Riau (Kepri) meraih penghargaan nasional pada ajang Indonesia Green Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (21/1/2026).
Penghargaan ini menjadi capaian nasional pertama PLN IP UBP Kepri pada tahun 2026.
Indonesia Green Awards 2026 diikuti oleh perusahaan multinasional, BUMN, dan swasta yang dinilai memiliki kontribusi inovasi dalam pengelolaan risiko korporasi terkait lingkungan dan perubahan iklim. Acara penganugerahan berlangsung di Hotel Kempinski Indonesia.
Pada ajang tersebut, PLN IP UBP Kepri meraih predikat Platinum Alignment serta penghargaan Best Program IGA 2026 kategori Rekayasa Teknologi Hemat Energi dan Energi Terbarukan melalui program pirolisis IP-ECOLIC (Energy Conversion of Litter Into Clean-Fuel).
Dari total 73 perusahaan peserta, PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau juga memperoleh pengakuan Platinum Alignment – Leader Quadrant dan masuk dalam daftar BEST 100 Operation Units – Sites – Suppliers Indonesia 2026 berdasarkan penilaian La Tofi ESG Rating.
Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa operasional PLN IP UBP Kepri tidak hanya berfokus pada pembangkitan listrik, tetapi juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Program IP-ECOLIC menjadi salah satu sorotan utama dalam penilaian. Inovasi ini mengonversi limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif dan dinilai sebagai solusi teknologi yang mendukung efisiensi energi serta pemanfaatan energi terbarukan.
Selain penghargaan program, PLN IP UBP Kepri juga mencatatkan nilai 89,84 untuk kategori Platinum Alignment – Leader Quadrant.
Capaian ini menguatkan posisi perusahaan dalam tata kelola berkelanjutan di sektor ketenagalistrikan.
Acara penganugerahan Indonesia Green Awards 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh di bidang keberlanjutan, di antaranya Chairman La Tofi School of Social Responsibility La Tofi dan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup Jo Kumala Dewi, serta tim penilai independen.
Sejumlah pemerhati dan penggerak isu lingkungan nasional juga hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Rosita Istiawan, Jerhemy Owen Wijaya, Benedict Wermter, serta Pandawara Group.(*/Yto)
Editor: Don






