Kekeringan di Bintan, Pemkab Mulai Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak

Kekeringan di Bintan, Pemkab Mulai Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak
Pemerintah Kabupaten Bintan mulai menyalurkan lebih dari 150 ton air bersih kepada warga terdampak kekeringan di hampir delapan kecamatan. F. Diskominfo Bintan.

Bentan.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mulai menyalurkan lebih dari 150 ton air bersih kepada warga terdampak kekeringan di hampir delapan kecamatan.

Penyaluran ini melibatkan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai langkah awal penanganan krisis air bersih.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bintan Roby Kurniawan dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Distribusi air bersih dilakukan secara gotong royong oleh masing-masing OPD dengan skema pembagian wilayah dan jadwal yang telah ditentukan.

Bacaan Lainnya

Penyaluran dijadwalkan berlanjut pada hari berikutnya oleh 14 OPD lainnya dengan target wilayah terdampak yang sama.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa setiap OPD ditargetkan menyalurkan minimal 10 ton air bersih. Dalam dua hari, total distribusi diperkirakan mencapai hampir 300 ton.

Menurutnya, setelah tahap awal ini, pemerintah akan melakukan evaluasi untuk menentukan kebutuhan lanjutan berdasarkan tingkat prioritas wilayah terdampak.

“Hari ini dan besok kita terus salurkan air bersih, semua OPD kita porsikan minimal 10 ton air bersih, jadi dua hari ini nanti hampir 300 ton air bersih yang kita salurkan,” kata Bupati Roby, Kamis (26/3/2026).

Berdasarkan data pemerintah daerah, sekitar 24.479 kepala keluarga di Bintan terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi ini diperparah dengan menurunnya volume empat waduk utama yang selama ini menjadi sumber air baku, bahkan sebagian di antaranya dilaporkan mengalami kekeringan.

Sebagai langkah jangka pendek, distribusi air bersih menjadi solusi utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mengantisipasi kondisi serupa di masa mendatang.

Pemkab Bintan juga melibatkan perangkat daerah hingga tingkat kelurahan, desa, dan RT/RW untuk memastikan penyaluran air tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, pemerintah daerah bersama FKPD, BMKG, dan PDAM tengah membahas sejumlah rencana, termasuk penambahan sumber air baku, peningkatan kapasitas waduk, serta upaya lain untuk memperkuat ketahanan air di wilayah Bintan.

“Prospek ke depan kita persiapkan sematang mungkin, tapi yang terpenting saat ini kita lakukan dulu aksi jangka pendek untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Roby.(*)

Editor: Don

Pos terkait