Peran Posyandu Tanjungpinang Kini Lebih Luas, Kader Diminta Kuasai 6 Standar Layanan

Peran Posyandu Tanjungpinang Kini Lebih Luas, Kader Diminta Kuasai 6 Standar Layanan
Ketua TP Posyandu Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menyampaikan peran Posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang mendukung enam Standar Pelayanan Minimal. F. Prokompim Tanjungpinang.

Bentan.co.id – Ketua TP Posyandu Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menyampaikan peran Posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang mendukung enam Standar Pelayanan Minimal.

“Setiap kader Posyandu harus memahami enam Standar Pelayanan Minimal sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, kader dapat berperan lebih optimal dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya saat halal bihalal di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, enam Standar Pelayanan Minimal tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.

Lebih lanjut, Weni menyebut peran kader Posyandu sangat penting dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dengan semangat sukarela, para kader dinilai telah berkontribusi dalam mendorong masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.

“Kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, para kader diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas dan pengabdiannya secara optimal. Dengan kepedulian dan semangat berbagi ilmu, kader Posyandu diharapkan mampu menjadi penggerak dalam mewujudkan masyarakat Kota Tanjungpinang yang sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di Kota Tanjungpinang bergantung pada peran aktif masyarakat, dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan di Kota Tanjungpinang sangat bergantung pada peran aktif kita semua, yang dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Kami menyadari bahwa para kader Posyandu mengemban tugas yang mulia dan penuh pengabdian,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Weni turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah menganggarkan insentif bagi kader Posyandu.

Insentif diberikan sebesar Rp300.000 per orang setiap bulan kepada lima kader di setiap Posyandu selama 12 bulan.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan sinergi, serta mendorong peran kader yang lebih aktif dalam pelayanan masyarakat.

“Melalui kebersamaan ini, mari kita perkuat sinergi antara kader Posyandu, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semoga setiap langkah pengabdian kita menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Tanjungpinang,” tutupnya.(*)

Editor: Don

Pos terkait