Pulau Penyengat Disiapkan Jadi Pusat Wisata Halal, 24 UMKM Dapat Sertifikasi Halal

Pulau Penyengat Disiapkan Jadi Pusat Wisata Halal, 24 UMKM Dapat Sertifikasi Halal
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata halal terbesar di ASEAN, khususnya bagi wisatawan dari negara-negara muslim. F. Kemenpar.

Tanjungpinang – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata halal terbesar di ASEAN, khususnya bagi wisatawan dari negara-negara muslim.

“Dengan sertifikasi halal untuk UMKM di Pulau Penyengat, kami berharap seluruh produk di sini makin dipercaya wisatawan. Nilai sejarahnya luar biasa, dan kami berkomitmen untuk terus mempromosikannya,” ucapnya, Kamis (16/10/2025).

Usai acara, Menparekraf bersama Kepala BPJPH meninjau langsung produk-produk UMKM di Pulau Penyengat.

Menteri juga sempat mencicipi Air Dohot, minuman khas yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad juga menyerahkan sertifikat lahan Pusat Kreasi Destinasi Pariwisata Gurindam 12 kepada Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana.

Baca juga: Wagub Nyanyang Tinjau Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Tanjungpinang

Penyerahan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja Menparekraf bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Pulau Penyengat, salah satu kawasan wisata bersejarah di Kota Tanjungpinang.

Dalam kunjungan itu, Menparekraf dan Kepala BPJPH juga menyerahkan sertifikat halal kepada 24 pelaku UMKM yang berusaha di kawasan wisata tersebut.

Pulau Penyengat Disiapkan Jadi Pusat Wisata Halal, 24 UMKM Dapat Sertifikasi Halal
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Bentan/Yto.

Gubernur Ansar menyambut baik dukungan dari Kementerian Pariwisata dan BPJPH terhadap pengembangan pariwisata sekaligus penguatan ekosistem ekonomi halal di Kepri.

Baca juga: ADUJAK GenRe 2025 di Kepri: Parade Budaya, Penanaman Mangrove, dan Ajang Kreativitas Anak Muda

“Kita akan terus berkolaborasi dengan Pemko Tanjungpinang dan pemerintah pusat untuk mengembangkan kawasan wisata di Pulau Penyengat. Infrastruktur akan terus kita benahi, budaya lokal juga akan kita eksplor lebih luas,” ujar Ansar.

Ia menambahkan, untuk mendukung wisata halal, pemerintah daerah tengah menyiapkan berbagai langkah agar Pulau Penyengat semakin hidup, baik siang maupun malam, dengan mengembangkan 44 situs sejarah dan berbagai event wisata budaya.(Adv)

Editor: Don

Pos terkait