Bintan – Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan, Senin (27/10/2025). Angin kencang disertai hujan deras menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan di tiga kecamatan, yakni Bintan Timur, Sri Kuala Lobam, dan Mantang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan mencatat, terdapat dua rumah rusak di Kecamatan Bintan Timur, dua rumah di Kecamatan Sri Kuala Lobam, serta satu rumah di Kecamatan Mantang.
Sebagian besar mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin dan pohon tumbang.
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, turun ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah warga yang terdampak sekaligus menyerahkan bantuan.
Ia meminta instansi terkait segera memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan ringan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.
“Tadi sudah kita minta agar perbaikan segera dilakukan, terutama untuk rumah yang rusak akibat angin kencang atau pohon tumbang,” ujar Deby setelah menyerahkan bantuan kepada warga.
Selain meninjau, Deby juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca yang tidak menentu.
Menurutnya, hujan deras dan angin kuat bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau warga agar berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi sekitar. Bagi nelayan, penting untuk memantau kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.
Data BPBD Bintan menyebutkan rumah-rumah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain milik Mariam di Perumahan Kijang Permai KM.23 RT.02/RW.10 dan Hasinah di Kampung Melayu Keke RT.05/RW.11 (Bintan Timur); rumah milik Botri di Perumahan Lobam Mas Blok R RT.01/RW.04 dan Irwan Irhamsyah di RT.03/RW.01 Kelurahan Tanjung Permai (Sri Kuala Lobam); serta rumah milik Jakfar di Desa Mantang Besar RT.06/RW.01 (Mantang).(*)
Editor: Don






