Bentan.co.id – DPRD Kabupaten Karimun mengunjungi UP PLTU Tanjung Balai Karimun sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan industri ketenagalistrikan.
Kunjungan yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) itu dihadiri Wakil Ketua II DPRD Karimun Adi Hermawan, Ketua Komisi III Efrizal, serta jajaran manajemen PLN Indonesia Power.
Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi mengenai berbagai isu strategis, mulai dari operasional pembangkit listrik, keandalan pasokan energi di Kabupaten Karimun, hingga rencana pengembangan energi baru terbarukan.
Manager UP PLTU Tanjung Balai Karimun, Riki Aditiyawarman, menjelaskan bahwa pembangkit yang dikelolanya memiliki peran penting dalam sistem kelistrikan daerah.
“Saat ini, PLTU Tanjung Balai Karimun menyuplai sekitar 30 persen kebutuhan listrik di Kabupaten Karimun,” sebutnya.
Selain memaparkan profil perusahaan dan struktur organisasi, Riki juga menjelaskan kontribusi perusahaan dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Saat ini, sekitar 52 persen pegawai berasal dari wilayah Ring 1, sementara perusahaan berkomitmen menjaga penyerapan tenaga kerja lokal di atas 70 persen.
Tak hanya fokus pada penyediaan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga menjelaskan sejumlah langkah yang dilakukan untuk mengurangi dampak debu di area operasional.
Upaya tersebut meliputi penggantian komponen multicyclone, penambahan re-ash injection, kajian pemasangan Electrified Gravel Bed (EGB), hingga penanaman pohon di sekitar kawasan pembangkit.
Selain itu, berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan di wilayah Ring 1 turut dipaparkan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari DPRD Karimun hari ini.Keterbukaan dan komunikasi langsung seperti ini sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa operasional perusahaan senantiasa selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat serta pemangku kepentingan daerah. Kami terbuka untuk terus berdialog dan berkolaborasi demi kemajuan bersama,” ujar Riki Aditiyawarman.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Karimun, Adi Hermawan, mengapresiasi sambutan yang diberikan manajemen PLN Indonesia Power.
Menurutnya, PLTU Tanjung Balai Karimun memiliki peran penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik yang menjadi penopang aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia berharap koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait dapat terus ditingkatkan agar pelayanan kelistrikan di Kabupaten Karimun semakin baik.
Adi juga mengusulkan agar pertemuan dan diskusi seperti ini dapat dilakukan secara berkala.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Karimun, Efrizal.
Ia menilai kunjungan langsung ke lapangan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi operasional dibandingkan hanya menerima laporan tertulis.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara DPRD dan perusahaan penting untuk mendukung fungsi pengawasan sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.
Efrizal berharap PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau terus berperan tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga menjadi mitra pembangunan melalui berbagai program yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.(*)
Editor: Don






