IPSI Kepri Matangkan Persiapan Porprov VI 2026, Pencak Silat Pertandingkan 21 Nomor

IPSI Kepri Matangkan Persiapan Porprov VI 2026, Pencak Silat Pertandingkan 21 Nomor
Ketua Umum Pengprov IPSI Kepri, Sugianto, mengatakan panitia bersama jajaran IPSI masih melakukan sejumlah persiapan menjelang pelaksanaan pertandingan. F. KONI Kepri.

Bentan.co.id – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Kepulauan Riau (Kepri) mematangkan persiapan cabang olahraga pencak silat untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri 2026 di Tanjungpinang.

Persiapan dilakukan dari sisi teknis pertandingan hingga penyelenggaraan agar kompetisi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertandingan pencak silat pada Porprov kali ini akan mengacu pada aturan terbaru tahun 2026.

Ketua Umum Pengprov IPSI Kepri, Sugianto, mengatakan panitia bersama jajaran IPSI masih melakukan sejumlah persiapan menjelang pelaksanaan pertandingan.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, Porprov VI menjadi kesempatan bagi atlet dari kabupaten dan kota di Kepri untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam kompetisi tingkat provinsi.

Pada Porprov VI Kepri 2026, pencak silat akan mempertandingkan 15 nomor laga dan enam nomor seni.

Nomor laga putra terdiri atas kelas A hingga I, sedangkan putri mempertandingkan kelas A hingga E.

Sementara itu, nomor seni meliputi kategori tunggal, ganda, dan beregu.

Berdasarkan data yang disampaikan IPSI Kepri, terdapat 26 atlet yang tercatat sesuai nomor pertandingan.

Namun, tidak semua kabupaten dan kota mengirimkan kontingen secara penuh pada setiap nomor.

Kondisi ini membuat setiap daerah memiliki kesempatan untuk mengandalkan atlet yang telah dipersiapkan melalui pembinaan masing-masing.

Sugianto menyebut Kota Batam dan Kabupaten Bintan sebagai dua daerah yang diperkirakan menjadi pesaing dalam perebutan gelar juara umum.

Meski begitu, penentuan target medali tetap menjadi kewenangan masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.

Di sisi penyelenggaraan, persoalan anggaran masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi panitia.

Kendati demikian, Pengprov IPSI Kepri tetap berupaya mempersiapkan pertandingan dengan sumber daya yang tersedia.

Persiapan menuju Porprov VI tidak hanya dilakukan oleh panitia.

Para atlet dari kabupaten dan kota juga telah menjalani program latihan, termasuk pemusatan latihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan.

Program tersebut mencakup penguatan fisik, teknik, dan mental bertanding.

Ketiga aspek ini menjadi bagian penting karena atlet akan menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah di Kepri.

Proses seleksi atlet dilakukan oleh masing-masing kabupaten dan kota melalui mekanisme yang berbeda.

Sebagian atlet dipilih berdasarkan hasil Pekan Olahraga Kota atau kabupaten, sementara daerah lainnya menggelar seleksi melalui Pengurus Cabang (Pengcab) IPSI masing-masing.

Melalui proses tersebut, setiap daerah diharapkan dapat mengirimkan atlet terbaik untuk mewakili wilayahnya di Porprov VI.

Selain mengejar hasil pertandingan, ajang ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pembinaan pencak silat di tingkat kabupaten dan kota.

Bagi IPSI Kepri, Porprov VI tidak hanya berorientasi pada perebutan medali.

Kompetisi ini juga diharapkan menjadi salah satu tahap untuk mengidentifikasi atlet potensial yang bisa dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat nasional.

Sugianto menyebut sejumlah atlet Kepri telah memiliki pengalaman tampil di ajang nasional, termasuk PON Beladiri dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi atlet untuk menghadapi persaingan di Porprov sekaligus meningkatkan kemampuan menuju kompetisi berikutnya.

Hasil pertandingan di Tanjungpinang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi IPSI Kepri dalam melihat potensi atlet yang berpeluang memperkuat provinsi pada kejuaraan nasional, termasuk agenda Pra-PON mendatang.(*)

Editor: Don

Pos terkait