Laboratorium Tembakau Sintetis Digerebek, 5 Orang Ditangkap

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Laboratorium Tembakau Sintetis Digerebek, 5 Orang Ditangkap
Laboratorium Tembakau Sintetis Digerebek, 5 Orang Ditangkap. Foto: Ilustrasi Pexels.

Bentan.co.id – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah laboratorium rumahan terselubung (clandestine laboratory) yang memproduksi narkotika jenis baru bernama MDMB-4EN-PINACA atau tembakau sintetis.

Laboratorium ini terletak di Cluster Mountain View, Jalan Gunung Pangrango No.185, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Banner Polresta Tanjungpinang

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa tembakau sintetis ini merupakan narkotika jenis baru di Indonesia yang merupakan hasil sintesis dari ganja.

“Narkoba ini berbahaya karena efeknya lebih kuat dibandingkan ganja biasa,” ujar Suyudi kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, lima orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka berinisial H dan S yang berperan sebagai peracik di laboratorium, G sebagai kurir, B sebagai reseller, dan F yang berperan sebagai pengendali

“Yang menarik dari jaringan ini adalah Pinaca-nya, kalau biasanya Pinaca-nya dari luar, kalau ini nggak, Pinaca-nya yang dibikin dari sini,” kata Suyudi.

Meskipun sudah beroperasi selama 6 bulan, jaringan ini belum mendapatkan keuntungan. Target pasar mereka adalah seluruh Indonesia, dengan memanfaatkan media online untuk penjualan.

“Prekursornya dibeli dari China, dan transaksi pembayarannya menggunakan cryptocurrency,” katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU Narkotika No 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.(*/Don)

Editor: Don