Belajar dari Cilacap, Pemko Tanjungpinang Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Belajar dari Cilacap, Pemko Tanjungpinang Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kunjungan studi Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, ke perkebunan melon hidroponik Deane Jaya Hidrofarm di Kabupaten Cilacap, Kamis (14/5/2026). F. Pemko Tanjungpinang.

Bentan.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kunjungan studi Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, ke perkebunan melon hidroponik Deane Jaya Hidrofarm di Kabupaten Cilacap, Kamis (14/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lis meninjau langsung sistem budidaya melon hidroponik yang dikembangkan di dalam greenhouse modern dengan teknologi pengendali suhu, cahaya, dan kelembapan.

Perkebunan tersebut menggunakan atap plastik UV dan dinding insect net untuk menjaga kualitas pertumbuhan tanaman agar tetap optimal dan minim gangguan hama.

Metode hidroponik yang diterapkan dinilai lebih efisien karena mampu menghemat penggunaan air dan nutrisi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pertumbuhan tanaman juga menjadi lebih cepat, terukur, dan menghasilkan buah dengan kualitas yang seragam.

Sistem pertanian tanpa tanah ini juga dinilai mampu mengurangi risiko serangan hama dan penyakit tanaman dibandingkan metode pertanian konvensional.

Lis Darmansyah mengatakan, pertanian hidroponik memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai solusi pertanian modern yang efisien dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Pertanian hidroponik seperti ini sangat potensial dikembangkan karena selain efisien, masa panennya juga relatif singkat, sekitar 70 hingga 75 hari sudah dapat dipanen,” ujarnya.

Menurut Lis, sektor pertanian berbasis teknologi tidak hanya berperan dalam mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama generasi muda.

“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana pengelolaan pertanian modern ini dijalankan, sehingga nantinya dapat menjadi referensi untuk pengembangan di Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Ia berharap inovasi di sektor pertanian mampu membuat dunia pertanian menjadi lebih menarik, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Pertanian harus mengikuti perkembangan zaman agar lebih menarik, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang baik,” katanya.

Sementara itu, pemilik Deane Jaya Hidrofarm, Bowo Setiono, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pertanian modern di daerah.

Menurutnya, budidaya melon hidroponik yang diterapkan mengutamakan pengelolaan nutrisi dan perawatan tanaman secara terukur untuk menghasilkan buah berkualitas premium.

“Kami berupaya menjaga kualitas tanaman mulai dari proses pembibitan hingga panen agar hasil yang diperoleh maksimal,” jelasnya.(*)

Editor: Don

Pos terkait