Bentan.co.id – Sebanyak 246 murid sekolah dasar (SD) di Kota Tanjungpinang ikut ambil bagian dalam Laga Cerdas SD 2026. Ajang ini mempertemukan murid dari sekolah dasar negeri dan swasta untuk menguji kemampuan akademik sekaligus melatih kecepatan berpikir.
Laga Cerdas SD berlangsung mulai 11 Agustus hingga 24 September 2026. Kegiatan dipusatkan di LPP RRI Tanjungpinang dan diikuti 82 SD negeri maupun swasta.
Masing-masing sekolah mengirimkan tiga peserta sehingga total terdapat 246 murid yang mengikuti kompetisi tersebut.
Materi yang diberikan mencakup berbagai mata pelajaran yang diajarkan di jenjang sekolah dasar.
Para peserta tidak hanya ditantang memahami materi, tetapi juga dituntut cepat dalam menganalisis dan menjawab soal.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi akademiknya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan Laga Cerdas SD menjadi ruang bagi murid untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi akademik.
“Melalui Laga Cerdas SD, kita ingin memberikan ruang kepada murid untuk menunjukkan bakat dan kemampuan akademiknya. Harapannya, mereka tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing dengan murid dari daerah lain, termasuk dalam kompetisi berskala nasional maupun internasional,” ujar Teguh.
Menurut Teguh, kompetisi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan dasar murid, terutama dalam literasi dan numerasi.
Kemampuan tersebut dinilai penting karena menjadi dasar dalam proses belajar sekaligus membantu murid mengembangkan cara berpikir yang kritis dan cepat.
“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan menjawab soal, tetapi juga budaya belajar, keberanian berkompetisi dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri,” tambahnya.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi pelaksanaan Laga Cerdas SD. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia sejak usia sekolah.
“Pendidikan merupakan investasi utama untuk menyiapkan masa depan Tanjungpinang. Karena itu, anak-anak harus diberikan ruang untuk belajar, berkembang, berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaiknya. Laga Cerdas SD ini bukan semata-mata mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun budaya berprestasi dan menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak kita,” ujar Lis.
Lis menilai peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Menurutnya, kemampuan akademik juga perlu berjalan bersama dengan pembentukan karakter. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Tanjungpinang “BIMASAKTI”, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin anak-anak Tanjungpinang tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Prestasi akademik harus dibarengi dengan karakter, kedisiplinan dan nilai-nilai kebersamaan,” katanya.
Pemko Tanjungpinang juga berharap Laga Cerdas SD bisa menjadi wadah untuk menemukan murid yang memiliki potensi akademik dan kemudian mendapat pembinaan untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kalau kita ingin melahirkan generasi yang mampu bersaing, maka ruang untuk berprestasi harus kita buka seluas-luasnya. Anak-anak yang memiliki potensi harus kita dukung dan bina agar mereka bisa berkembang secara maksimal,” ungkapnya.
Laga Cerdas SD juga menjadi bagian dari rangkaian pengembangan prestasi akademik murid di Kota Tanjungpinang.
Salah satunya berkaitan dengan pembinaan untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Dengan semakin banyaknya kompetisi akademik, pemerintah daerah berharap murid memiliki pengalaman bertanding sejak tingkat daerah sebelum melanjutkan ke kompetisi yang lebih tinggi.
Peserta Laga Cerdas SD berasal dari SD negeri dan swasta di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang. Nantinya, pemenang akan menjadi perwakilan dari masing-masing kecamatan.
Sementara bentuk apresiasi bagi peserta yang berprestasi akan diakomodir melalui anggaran Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.
Pemko Tanjungpinang menargetkan Laga Cerdas SD tidak hanya digelar sekali, tetapi menjadi agenda pendidikan yang dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.(*)
Editor: Don






