Reses DPRD Kepri, Teddy Jun Askara Serap Aspirasi Soal BPJS dan Layanan Kesehatan

Reses DPRD Kepri, Teddy Jun Askara Serap Aspirasi Soal BPJS dan Layanan Kesehatan
Reses DPRD Kepri, Teddy Jun Askara Serap Aspirasi Soal BPJS dan Layanan Kesehatan F. Bentan/Yto.

Bentan.co.id – Anggota DPRD Kepulauan Riau, Teddy Jun Askara (TJA), menggelar kegiatan reses di Perumahan Nusa Indah, Tanjungpinang, Jumat (24/4/2026).

Dalam pertemuan ini, ia menampung berbagai aspirasi warga, terutama terkait layanan kesehatan dan jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Teddy menjelaskan, pemerintah terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan, termasuk bagi masyarakat yang kepesertaan BPJS-nya tidak aktif.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa warga tetap bisa mendapatkan layanan pengobatan gratis, bahkan jika harus dirawat di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

“BPJS Kesehatan yang tidak aktif, jika tiba-tiba dirawat di rumah sakit, akan kita bantu secara gratis,” ujarnya.

Program ini tidak hanya berlaku di Tanjungpinang, tetapi juga mencakup rujukan ke luar daerah seperti Batam. Salah satunya ke Rumah Sakit BP Batam.

Menurut Teddy, seluruh kebutuhan pasien akan difasilitasi, mulai dari transportasi hingga tempat tinggal selama menjalani pengobatan.

“Jika dirujuk ke Batam, misalnya ke Rumah Sakit BP Batam, kita antar. Jika harus menginap dan rumah singgah penuh, kita siapkan penginapan,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga membantu kebutuhan keluarga pasien yang ditinggalkan di Tanjungpinang, seperti biaya makan dan kebutuhan sehari-hari.

“Biasanya orang ragu berobat karena memikirkan keluarga yang ditinggalkan. Itu semua kita bantu, sehingga pasien bisa fokus untuk sembuh,” tambahnya.

Seluruh biaya transportasi pasien, baik berangkat maupun pulang dari Batam ke Tanjungpinang, ditanggung pemerintah.

Proses administrasi juga sudah dibantu sebelumnya, sehingga pasien tidak perlu antre lama saat tiba di rumah sakit tujuan.

“Misalnya dirujuk ke rumah sakit kanker, kita daftarkan dulu. Jadi saat datang, pasien langsung berobat,” ungkapnya.

Teddy menegaskan, program ini akan terus dijalankan karena dinilai penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang belum memiliki BPJS aktif.

Program ini juga mencakup penanganan pasien yang dirujuk ke luar daerah hingga Jakarta.

Pemerintah menyediakan rumah singgah dengan fasilitas tempat tidur untuk pasien yang menjalani pengobatan jangka panjang.

“Saya pernah ke sana, ada pasien yang sampai enam bulan dirawat. Semua ditanggung, mulai dari makan, transportasi, hingga pendamping. Setiba di bandara juga langsung dijemput dan diantar ke rumah singgah,” katanya.

Selain itu, program ini juga mencakup perlindungan bagi warga yang mengalami kecelakaan atau musibah melalui jaminan kesehatan daerah hingga proses pengobatan selesai.

Dalam reses tersebut, Teddy juga menerima berbagai masukan dari masyarakat, seperti ketersediaan ambulans dan peningkatan layanan rumah sakit pemerintah.

Aspirasi tersebut akan dibawa ke pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar bisa ditindaklanjuti.

“Harapannya, rumah sakit di daerah kita bisa terus berbenah dan semakin baik, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” tutupnya.(Yto)

Editor: Don

Pos terkait