Bentan.co.id – Warga Tanjungpinang dibuat heboh setelah seekor buaya dengan panjang sekitar 4,10 meter tersangkut di jaring ikan milik nelayan.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Salam, Kampung Kolam, Km 8, pada Selasa (14/4/2026).
Buaya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Epi. Ia awalnya hendak mengangkat jaring ikan yang sudah dipasang sehari sebelumnya di kawasan belakang Ramayana, Jalan Kos Goro, Tanjungpinang.
“Sekitar pukul 06.20 WIB nak angkat jaring, sebelumnya sudah dibilang kawan kalau ada buaya nyangkut,” sebutnya.
Saat proses pengangkatan jaring, Epi mendapati seekor buaya yang sudah terlilit dan meronta di air dengan kedalaman lebih dari dua meter.
Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang 4,10 meter dan lebar sekitar 50 sentimeter.
Karena kondisi yang cukup berisiko, Epi kemudian meminta bantuan dua warga lain yang berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi.
“Saye panggil due orang kawan dekat situ, kami putus jaring dan bawa pakai geret dengan tige perahu, sempat melawan memang,” sambungnya.
Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam. Sebelum sampai ke darat, buaya tersebut diamankan dengan cara diikat dan ditutup matanya untuk mengurangi risiko selama pemindahan.
Tak lama setelah itu, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang tiba di lokasi untuk mengamankan buaya agar tidak mendekati permukiman warga.
Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary, mengatakan proses evakuasi cukup menantang karena ukuran buaya yang besar melebihi kapasitas mobil rescue yang tersedia.
“untuk sementara akan diantar ke taman safari Lagoi dan sementara diamankan ke kantor DPKP,” Singkatnya.
Selanjutnya, pihak DPKP akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menentukan lokasi penanganan yang tepat bagi buaya tersebut.(Yto)
Editor: Don






