BPR Bestari Masuk Periode Baru, Lis Minta Pelayanan dan Kinerja Ditingkatkan

BPR Bestari Masuk Periode Baru, Lis Minta Pelayanan dan Kinerja Ditingkatkan
BPR Bestari (Perseroda) Tanjungpinang memasuki periode baru. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengukuhkan Direksi dan Komisaris Utama BPR Bestari periode 2026–2031 sekaligus meluncurkan logo baru perusahaan. F. Pemko Tanjungpinang.

Bentan.co.id – BPR Bestari (Perseroda) Tanjungpinang memasuki periode baru. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengukuhkan Direksi dan Komisaris Utama BPR Bestari periode 2026–2031 sekaligus meluncurkan logo baru perusahaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026).

Pergantian jajaran pengurus dan logo baru ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola, pelayanan, kinerja, serta kepercayaan masyarakat terhadap BPR Bestari.

Lis meminta jajaran Direksi dan Komisaris menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, transparan, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hubungan kerja antara Direksi dan Komisaris juga perlu berjalan dengan baik agar perusahaan dapat dikelola secara sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang kita emban bukan hanya jabatan, tetapi kepercayaan masyarakat dan tanggung jawab kepada daerah sebagai pemegang saham. Oleh karena itu, mari bekerja secara profesional, saling menguatkan, dan tetap berada dalam koridor kewenangan masing-masing,” ujar Lis.

Lis juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja BPR Bestari, terutama dalam menjaga kualitas aset dan menangani kredit bermasalah.

Ia meminta pertumbuhan perusahaan tetap dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

Di sisi lain, BPR Bestari juga diharapkan semakin mampu memberikan akses dan manfaat bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM di Tanjungpinang.

Menurut Lis, pengelolaan kredit harus dilakukan secara terukur agar kondisi perusahaan tetap sehat. Peran BPR sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat juga perlu dipertahankan.

Selain soal kinerja keuangan, Lis menyinggung peluncuran logo baru BPR Bestari.

Menurutnya, perubahan identitas visual perusahaan seharusnya tidak berhenti pada tampilan.

Perubahan tersebut harus terlihat dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Logo boleh berubah, tetapi yang lebih penting adalah semangat dan kinerjanya ikut berubah. Kita ingin BPR Bestari semakin modern, profesional, sehat, terpercaya, dan tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Lis.

Lis juga mendorong BPR Bestari untuk terus tumbuh dengan menjaga kualitas aset dan pengelolaan kredit.

Di saat yang sama, perusahaan diharapkan tetap menjalankan perannya dalam mendukung masyarakat dan pelaku UMKM lokal, terutama melalui akses permodalan.

Bagi pemerintah daerah, keberadaan BPR Bestari tidak hanya berkaitan dengan bisnis perbankan.

Perusahaan daerah tersebut juga diharapkan dapat ikut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Lis mengatakan, logo baru dan jajaran pengurus baru dapat menjadi awal untuk membangun pola kerja yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah buah dari konsistensi pelayanan yang tulus dan integritas yang terjaga. Kepercayaan juga tidak hanya dibangun dengan slogan, tetapi melalui pelayanan yang baik, tata kelola yang baik, keputusan yang tepat, dan hasil yang nyata,” pungkas Lis.(*)

Editor: Don

Pos terkait