Bentan.co.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan atlet dari tujuh kabupaten dan kota.
Kehadiran ribuan peserta juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Tanjungpinang sebagai tuan rumah.
Sebanyak 30 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan dalam Porprov Kepri VI 2026. Seluruh lokasi pertandingan berada di Kota Tanjungpinang.
Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas bisnis selama kompetisi berlangsung.
Sektor kuliner, penginapan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan ikut mendapatkan manfaat dari penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengajak masyarakat ikut menyukseskan Porprov dengan memberikan sambutan yang baik kepada seluruh kontingen dan tamu yang datang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk menjadi tuan rumah yang baik, menyambut para tamu dengan ramah, memberikan dukungan positif, menjaga ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama seluruh rangkaian Porprov berlangsung,” tuturnya.
Lis menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan Tanjungpinang sebagai tuan rumah Porprov Kepri VI 2026 merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus mendukung perkembangan olahraga di Kepulauan Riau.
Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat.
“Kota Tanjungpinang merasa terhormat dan bangga atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Kepulauan Riau VI Tahun 2026. Kepercayaan ini bukan sekadar tanggung jawab untuk menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan antardaerah, memperkuat kolaborasi, serta menunjukkan kesiapan Kota Tanjungpinang dalam mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Kepulauan Riau,” ungkapnya.
Ia juga menilai Porprov menjadi bagian dalam pembinaan atlet daerah. Melalui kompetisi ini, para atlet dapat mengukur kemampuan dan melihat hasil dari latihan yang telah dijalani.
Lis mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan meraih kemenangan, tetapi juga kedisiplinan, kerja keras, dan sikap sportif selama pertandingan.
“Porprov tidak semata-mata tentang siapa yang menjadi juara atau berapa banyak medali yang berhasil diraih. Lebih dari itu, Porprov juga merupakan ajang silaturahmi bagi para atlet, pelatih, dan insan olahraga dari seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Di arena pertandingan kita berkompetisi dengan penuh semangat, di luar arena kita bersaudara, saling mengenal, menghormati, dan menguatkan,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat mendukung penyelenggaraan Porprov, Lis juga menyampaikan pesan kepada para atlet agar mengikuti pertandingan dengan percaya diri dan tetap menghormati lawan.
Ia meminta seluruh peserta mematuhi aturan pertandingan serta menerima hasil kompetisi dengan sikap sportif.
“Tunjukkan kemampuan dengan penuh percaya diri, berjuanglah hingga batas terbaik yang saudara miliki, dan junjung tinggi sportivitas. Hormati lawan, patuhi peraturan pertandingan, serta terimalah setiap hasil dengan jiwa besar. Ingatlah, kemenangan yang diraih dengan kejujuran dan sportivitas akan jauh lebih bermakna,” pesannya.
Pesan tersebut juga ditujukan kepada wasit dan juri yang bertugas selama Porprov berlangsung.
Lis meminta mereka menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil untuk menjaga kualitas serta integritas pertandingan.
Pembukaan Porprov Kepri VI 2026 turut diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari parade defile kontingen kabupaten dan kota se-Kepri hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Selawat Busyro.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera KONI, pembacaan janji atlet dan janji wasit, serta penampilan marching band.
Prosesi penyalaan api obor secara kolosal menjadi bagian dari rangkaian pembukaan resmi Porprov Kepri VI 2026.(*)
Editor: Don







