Diguyur Rp 2,9 M oleh Pemprov Kepri, RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D

Diguyur Rp 2,9 M oleh Pemprov Kepri, RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan dana bantuan untuk rehabilitasi RSUD Tanjung Batu, Kundur kepada Bupati Karimun, Iskandarsyah di Karimun, Kamis (2/7/2027) malam. F. Diskominfo Karimun

Bentan.co.id – Kabar baik datang bagi masyarakat Pulau Kundur, Kabupaten Karimun. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan bantuan hampir Rp3 miliar untuk rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.

Bantuan tersebut berasal dari dana Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Kepri dengan total anggaran sebesar Rp2.960.448.480.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepri 2026 di Kabupaten Karimun, Kamis (2/7/2026).

“Dana bantuan akan digunakan untuk merehabilitasi fasilitas RSUD Tanjung Batu Kundur, terutama ruang rawat inap, sekaligus melengkapi sarana pendukung pelayanan kesehatan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Bupati Karimun Iskandarsyah mengapresiasi dukungan Pemprov Kepri dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Karimun.

“Perhatian dari Provinsi melalui dana BKAD ini adalah energi tambahan bagi peningkatan mutu kesehatan kita. Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur akan sangat krusial dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas medis yang lebih mumpuni dan layak,” ungkap Iskandarsyah.

Direktur RSUD Tanjung Batu, Surawan, menjelaskan bahwa sekitar Rp2,3 miliar dialokasikan untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang rawat inap guna menambah 30 tempat tidur baru.

Sementara itu, lebih dari Rp700 juta digunakan untuk pengadaan peralatan medis, seperti bed pasien dan tiang infus.

Menurut Surawan, tambahan kapasitas tempat tidur menjadi salah satu syarat utama agar RSUD Kundur dapat meningkat menjadi rumah sakit Tipe D.

“Bantuan ini bertujuan untuk jangka panjang, yakni mempersiapkan rumah sakit ini menjadi Tipe D. Syarat untuk menjadi Tipe D adalah memiliki minimal 50 tempat tidur. Saat ini kita sudah memiliki 20 tempat tidur, dan dengan tambahan 30 tempat tidur dari rehabilitasi ini, syarat tersebut sudah terpenuhi,” jelas Surawan.

Selain menambah kapasitas, ruang rawat inap juga akan ditingkatkan sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Jika sebelumnya sebagian ruang masih menggunakan kipas angin, nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan (AC) agar kenyamanan pasien semakin baik.

Surawan juga memastikan kebutuhan tenaga kesehatan dasar seperti perawat dan bidan sudah mencukupi.

Ia menambahkan, peningkatan status rumah sakit menjadi Tipe D akan membuka peluang bagi RSUD Kundur untuk memperoleh alokasi dokter spesialis dari pemerintah.

Dengan hadirnya dokter spesialis, masyarakat Pulau Kundur diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus sering dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Selain sektor kesehatan, Pemprov Kepri juga menyalurkan bantuan keuangan melalui BKAD kepada pemerintah desa dan kelurahan di Kabupaten Karimun.

Untuk kelurahan, bantuan yang dialokasikan mencapai Rp1,215 miliar, sedangkan pemerintah desa menerima total bantuan sebesar Rp1,488 miliar.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada 11 desa di Kabupaten Karimun, yakni:

Desa Lubuk (Rp 37 Juta)
Desa Sungai Sebesi (Rp 50 Juta)
Desa Sungai Ungar (Rp 59 Juta)
Desa Gemuruh (Rp 49 Juta)
Desa Kundur (Rp 55 Juta)
Desa Sawang Laut (Rp 54 Juta)
Desa Sawang Selatan (Rp 51 Juta)
Desa Perayun (Rp 39 Juta)
Desa Sungai Ungar Utara (Rp 36 Juta)
Desa Tanjung Berlian Barat (Rp 51 Juta)
Desa Teluk Radang (Rp 38 Juta)

Dalam kunjungannya ke Karimun, Gubernur Ansar Ahmad juga menyerahkan berbagai bantuan lain, mulai dari hibah untuk rumah ibadah melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), bantuan logistik dari BPBD, hingga santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan nelayan.(Rch)

Editor: Don

Pos terkait