Kubah Enamel Setinggi 6 Meter Bakal Percantik Masjid Nurul Hasanah Bintan

Kubah Enamel Setinggi 6 Meter Bakal Percantik Masjid Nurul Hasanah Bintan
Bupati Bintan, Roby Kurniawan berbincang bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bintan, M. Irzan soal pembangunan Masjid Nurul Hasanah di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Selasa (19/5/2026). F. Pemkab Bintan.

Bentan.co.id – Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengecek pembangunan Masjid Nurul Hasanah di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan Bupati Roby kali ini untuk melihat perkembangan pembangunan masjid yang kini telah menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat setempat.

Dalam peninjauan itu, progres pembangunan Masjid Nurul Hasanah disebut telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen.

Sejumlah pekerjaan utama sudah selesai dilakukan, sementara beberapa tahap lanjutan masih akan dikerjakan secara bertahap.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Pemerintah tentu berharap pembangunan Masjid Nurul Hasanah dapat terus dilanjutkan hingga tuntas secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Roby.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bintan, M. Irzan menjelaskan, salah satu pekerjaan yang menjadi fokus pembangunan lanjutan adalah pembangunan kubah masjid.

Kubah tersebut dirancang dengan desain megah setinggi 6 meter dan berdiameter 8 meter.

Nantinya, kubah akan menggunakan material penutup berupa enamel dekoratif yang diharapkan dapat memperkuat nilai estetika sekaligus identitas arsitektur masjid.

“Selain pekerjaan kubah, tahapan pembangunan berikutnya akan difokuskan pada pemasangan pintu dan jendela, serta penyelesaian interior bagian dalam Masjid agar fungsi dan kenyamanan rumah ibadah dapat semakin optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Meski pembangunan belum sepenuhnya selesai, Masjid Nurul Hasanah saat ini sudah mulai difungsikan untuk pelaksanaan ibadah. Untuk sementara, salat berjemaah dilaksanakan di lantai dua bangunan masjid.

Pembangunan masjid tersebut sebelumnya juga telah diusulkan dalam Musrenbang Kelurahan sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat setempat.(*)

Editor: Don

Pos terkait