Bentan.co.id – Menu ready to eat dari Super Indo lagi ramai dibahas di media sosial. Banyak yang menilai menu ini punya kualitas yang cukup baik dengan harga yang relatif terjangkau, bahkan dibandingkan dengan MBG.
Pilihan menu ready to eat dari Super Indo juga beragam, mulai dari nasi dengan lauk hingga camilan siap santap. Selain praktis, tampilannya dinilai lebih rapi karena disajikan dalam wadah dengan sekat, jadi tiap komponen makanan tidak tercampur.
Detikfood menulis, pilihan menu ready to eat di setiap cabang ternyata tidak selalu sama.
Di Super Indo Pancoran, misalnya, tersedia menu seperti chicken steak, chicken katsu, ayam goreng krispi, dan ayam geprek.
Semua menu dikemas dalam wadah plastik bersekat, sehingga saus dan lauk tetap terpisah dan tidak mengubah rasa.
Untuk chicken steak dibanderol Rp 14.900, dengan isi chicken steak, sayuran seperti buncis dan wortel, jagung rebus, kentang goreng, serta saus BBQ dan sambal.
Sementara chicken katsu dijual Rp 17.500 per porsi, berisi chicken katsu, nasi, salad, mayonaise, dan saus sambal.
Menu ayam geprek disajikan dengan sambal terpisah dari nasi. Ada juga opsi ala carte seperti ayam goreng krispi dua potong seharga Rp 17.800 dan nasi putih Rp 4.000.
Rasa dan Porsi Dinilai Worth It
Dari segi rasa dan porsi, menu ini dinilai cukup sepadan dengan harganya yang mulai Rp 15 ribuan. Porsinya cukup mengenyangkan dengan pelengkap yang lengkap.
Chicken steak punya tekstur renyah di luar dan tetap empuk di dalam. Chicken katsu juga cukup tebal dengan rasa gurih yang terasa pas saat dipadukan dengan mayonaise.
Untuk ayam geprek dan ayam goreng krispi, ukurannya tergolong besar dengan tekstur renyah dan daging yang tetap juicy. Cocok dimakan dengan nasi dan sambal.
Sebenarnya, konsep ready to eat di supermarket seperti Super Indo bukan hal baru. Model ini sudah mulai diperkenalkan sejak awal hingga pertengahan 2010-an.
Saat itu, supermarket mulai menghadirkan makanan siap santap untuk bersaing dengan minimarket dan food court. Awalnya pilihan masih terbatas, seperti ayam goreng dan nasi bungkus.
Namun seiring perubahan gaya hidup yang serba praktis, variasi menu semakin berkembang. Sekarang, pilihannya lebih luas, mulai dari menu lokal, Western, hingga opsi yang lebih sehat.(*)
Editor: Don






