Bentan.co.id – Prestasi membanggakan kembali datang dari Kabupaten Bintan. Seorang pegiat lingkungan asal Kelurahan Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Miswanto, berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat di Plenary Hall, Jakarta International Convention Centre (JICC), Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
“Alhamdulillah, bangga pastinya menerima penghargaan ini. Yang pastinya, penghargaan ini untuk semua pegiat dan pecinta lingkungan khusuanya di Kabupaten Bintan,” ucap Miswanto usai menerima penghargaan.
Baca juga: Pemkab Bintan Alokasikan Rp1,7 Miliar untuk Perbaikan 44 Rumah Tidak Layak Huni pada 2026
Miswanto menerima penghargaan melalui kategori Pembina Lingkungan. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan konsistensinya dalam mengembangkan berbagai program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berdampak positif bagi lingkungan.
Sebagai Ketua Bank Sampah Induk (BSI) Pensosmas Bintan, Miswanto dikenal melalui sejumlah inovasi yang menggabungkan pengelolaan lingkungan dengan pendekatan sosial dan religius.
Salah satu program yang cukup dikenal adalah Bintan Ojek Sampah (BOS) dan gerakan sedekah sampah yang kini menjadi percontohan di berbagai daerah.
Baca juga: Lomba Bertutur Bintan 2026, Cara Seru Kenalkan Budaya Melayu ke Generasi Muda
Melalui program BOS, masyarakat dapat memanfaatkan layanan penjemputan sampah rumah tangga yang masih memiliki nilai ekonomis dan dapat didaur ulang hanya dengan menghubungi petugas melalui aplikasi WhatsApp.
Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga saat ini, BSI Pensosmas Bintan tercatat memiliki hampir 800 nasabah aktif yang rutin memanfaatkan layanan pengelolaan sampah tersebut.
Tidak hanya di Kabupaten Bintan, Miswanto juga aktif membina dan mendampingi 21 bank sampah yang tersebar di sejumlah daerah, mulai dari Batam, Pekanbaru hingga Padang.
Perjalanan yang dimulai dari skala kecil di Kelurahan Tanjung Uban Selatan itu kini berkembang menjadi program yang mendapat perhatian dan pengakuan hingga tingkat nasional.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, Niken Wulandari, yang turut hadir dalam acara penyerahan penghargaan tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Miswanto.
Menurutnya, penghargaan Kalpataru Adya 2026 menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat sekaligus menginspirasi banyak pihak.
Baca juga: GOW Tanjungpinang Edukasi Perempuan soal Gizi, UMKM Pangan Juga Didorong Lebih Sehat
“Mewakili Pemerintah Daerah, kami memberikan apresiasi kepada bapak Miswanto. Pejuang lingkungan yang sepak terjangnya memang sangat luar biasa. Ke depannye semoga kepedulian masyarakat bisa semakin meningkat dan bisa andil untuk sama-sama mengambil peranan dalam menjaga maupun melestarikan lingkungan,” tutupnya.(*)
Editor: Don






