Bentan.co.id – Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Aktifkan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Mawar, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, pada Rabu (15/4/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mengoptimalkan peran posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas kader, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan dasar.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran posyandu kini semakin luas. Tidak hanya melayani balita, tetapi juga mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Sejumlah capaian juga disampaikan dalam kegiatan tersebut. Hingga saat ini, jumlah posyandu aktif di Kabupaten Bintan mencapai 179 unit.
Partisipasi masyarakat juga mengalami peningkatan, serta cakupan layanan kesehatan ibu dan anak tercatat mencapai 100 persen setiap tahun.
Di sisi lain, prevalensi stunting menunjukkan penurunan, dari 3,42 persen pada 2024 menjadi 3,15 persen pada 2025.
Meski demikian, peningkatan kualitas layanan tetap menjadi perhatian utama. Penguatan kapasitas kader serta keterlibatan lintas sektor dinilai penting agar posyandu dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Melalui Gerakan Aktifkan Posyandu ini, kami mengajak seluruh pihak untuk mengoptimalkan kembali peran Posyandu, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan posyandu di Kabupaten Bintan dapat semakin aktif dan mampu memberikan layanan kesehatan yang merata dan optimal. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas kesehatan secara menyeluruh.
“Keberhasilan Posyandu tidak hanya dilihat dari jumlah kegiatan, tetapi dari dampaknya terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tutupnya.(*)
Editor: Don






