Kecelakaan Laut di Bangka, Dua Nelayan Selamat dan Dua Masih Dicari Tim SAR

Kecelakaan Laut di Bangka, Dua Nelayan Selamat dan Dua Masih Dicari Tim SAR
Kecelakaan laut terjadi di Perairan Utara Bangka Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (12/7/2026) dini hari. Sebuah kapal nelayan tenggelam setelah ditabrak kapal tongkang yang sedang melintas. F. Kansar Tanjungpinang.

Bentan.co.id – Kecelakaan laut terjadi di Perairan Utara Bangka Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (12/7/2026) dini hari. Sebuah kapal nelayan tenggelam setelah ditabrak kapal tongkang yang sedang melintas.

Akibat insiden itu, dua nelayan masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tanjungpinang dari Kansar Pangkalpinang pada pukul 09.30 WIB menyebutkan, kapal nelayan tersebut berangkat dari Pelabuhan Jelitik, Kabupaten Bangka, pada 5 Juli 2026 untuk mencari cumi-cumi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat kapal berada di tengah laut. Saat itu terdapat empat orang nelayan di atas kapal.

Bacaan Lainnya

Dua nelayan, yakni Udin dan Umin, berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya, Yudi dan Yudika, hingga saat ini masih belum ditemukan.

Usai menerima laporan, Kansar Tanjungpinang langsung mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lingga untuk membantu proses pencarian bersama unsur SAR lainnya.

“Proses pencarian pada hari pertama menghadapi tantangan cuaca di laut. Berdasarkan data di lapangan, angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan mencapai 16 knot, arus bergerak ke arah utara dengan kecepatan sekitar 1,1 knot, serta tinggi gelombang berkisar antara 1,2 hingga 1,5 meter,” tulis rilis Kansar Tanjungpinang.

Selain mengirim personel, Kansar Tanjungpinang juga terus berkoordinasi dengan Kansar Pangkalpinang.

Informasi mengenai kejadian ini turut disebarluaskan melalui broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi agar dapat membantu melakukan pemantauan selama proses pencarian berlangsung.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang. Perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan.(*)

Editor: Don

Pos terkait