Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Tema Perdamaian Dunia, Ini Pesan yang Dibawa BPIP

Hari Lahir Pancasila 2026 Usung Tema Perdamaian Dunia, Ini Pesan yang Dibawa BPIP
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 akan diperingati pada Senin, 1 Juni 2026. Tahun ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menetapkan tema resmi "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia". F. Gemini AI.

Bentan.co.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 akan diperingati pada Senin, 1 Juni 2026. Tahun ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menetapkan tema resmi “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Bersamaan dengan itu, BPIP juga menetapkan penggunaan logo resmi Garuda Pancasila dalam seluruh rangkaian publikasi dan kegiatan peringatan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momen penting untuk menguatkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bacaan Lainnya

Melalui tema tahun ini, Pancasila ditegaskan tidak hanya sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai fondasi moral dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia.

Berdasarkan pedoman resmi BPIP, upacara tingkat pusat akan dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di Jakarta dengan Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Masyarakat juga dapat menyaksikan jalannya upacara secara langsung melalui kanal YouTube BPIP, Facebook BPIP, Instagram BPIP, serta sejumlah stasiun televisi nasional.

Selain upacara tingkat pusat, pemerintah daerah, instansi pemerintah, satuan pendidikan formal, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan berbagai elemen masyarakat diimbau untuk menyelenggarakan upacara peringatan di lingkungan masing-masing.

Khusus bagi instansi pemerintah dan satuan pendidikan formal, upacara dilaksanakan secara luring dan dimulai paling lambat pukul 08.00 sesuai waktu setempat.

Dalam pedoman BPIP, susunan upacara paling sedikit meliputi:

Persiapan upacara
Peserta memasuki tempat upacara
Komandan upacara memasuki lapangan
Inspektur upacara tiba di lokasi
Penghormatan pasukan
Laporan komandan upacara
Pengibaran Sang Merah Putih
Mengheningkan cipta
Pembacaan teks Pancasila
Pembacaan Pembukaan UUD 1945
Amanat inspektur upacara
Pembacaan doa
Laporan penutup
Penghormatan pasukan
Penutupan upacara

Pada pelaksanaannya, amanat inspektur upacara dilakukan dengan membacakan pidato resmi Kepala BPIP yang telah tercantum dalam lampiran pedoman peringatan.

Pidato tersebut menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam perilaku sehari-hari, sekaligus sebagai dasar memperkuat persatuan nasional dan kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

BPIP juga mengimbau seluruh lembaga negara, kementerian, TNI, Polri, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, satuan pendidikan, hingga masyarakat untuk mengibarkan Sang Merah Putih selama satu hari penuh pada 1 Juni 2026.

Sementara itu, penurunan bendera dilakukan pada pukul 17.00 waktu setempat oleh petugas Paskibraka tanpa dihadiri peserta upacara maupun tamu undangan.

Selain upacara bendera, peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga dapat diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Beberapa kegiatan yang dianjurkan antara lain donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, pengumpulan pakaian dan perlengkapan sekolah layak pakai, kerja bakti lingkungan, pasar murah, hingga layanan konsultasi hukum gratis.

BPIP juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan tema dan logo resmi Hari Lahir Pancasila 2026 dalam berbagai media publikasi, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial.

Kegiatan yang diselenggarakan diharapkan tetap mengedepankan semangat persatuan, gotong royong, kesederhanaan, serta menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, seluruh elemen bangsa diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata.

Tidak hanya sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi pedoman hidup bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta membangun masa depan Indonesia yang damai, adil, dan beradab.(*)

Editor: Don

Pos terkait