Warga Perumahan Griya Hang Tuah Permai Dihebohkan dengan Penemuan Mayat

Banner sertifikat halal kemenag kepri
Warga Perumahan Griya Hang Tuah Permai Dihebohkan dengan Penemuan Mayat.
Warga Perumahan Griya Hang Tuah Permai Dihebohkan dengan Penemuan Mayat. F. Bentan.

 

Bentan.co.id Warga perumahan Griya Hang Tuah Permai RT 1 RW 5, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Jumat (25/8/2023) pagi, dihebohkan dengan penemuan mayat.

Mayat pria paruh baya inisial IM berusia 48 tahun, ditemukan meninggal dunia didalam rumah, dengan kondisi sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.

Banner Polresta Tanjungpinang

Penemuan mayat itupun membuat warga perumahan heboh, dan beramai-ramai datang Kelokasi penemuan.

IM ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh teman dekatnya bernama Jay. Dimana, saat itu Jay yang merasa khawatir lantaran korban tidak bisa dihubungi melalui pesan Whatsapp.

“Saya hubungi IM lewat pesan Whatsapp, tapi gak ada direspon. Saya khawatir lalu saya datang kerumah dia (Korban),” kata dia.

Setibanya dirumah IM, kata Jay, teman dekatnya itu sudah terbaring kaku dan mengeluarkan aroma tidak sedap, diruang tengah.

Melihat itu, Jay langsung keluar dan meminta bantu warga perumahan. “Saya langsung minta bantu warga perumahan. Saya itu terakhir kali komunikasi dengan IM Rabu (23/8/2023) lalu. Saat itu saya juga sempat antarkan makanan untuk IM,” ungkap dia.

Jay menjelaskan, IM diketahui memang tinggal sendirian dirumah tersebut. Selain itu, korban juga kerap kali mengeluh sakit sesak nafas, jantung dan lainya.

“Dia (korban) selalu curhat masalah rumah tangganya. IM itu memang mengalami sakit sesak nafas sudah lama,” ungkap dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Apriadi menuturkan korban diperkirakan sudah meninggal hampir selama 24 jam.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara, jelas dia, polisi menemukan obat-obatan disekitar jasad korban. Sehingga, diduga IM meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

“Awalnya kami dapat informasi dari masyarakat. Lalu, langsung kami turun ke lokasi. Saat itu korban ditemukan sudah dalam kondisi mengeluarkan aroma tidak sedap,” sebut dia.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUP Tanjungpinang guna untuk dilakukan visum. “Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, dia (korban) ada riwayat sakit,” ujarnya. (Yto)

Editor: Brp