Bentan.co.id – Bupati Karimun, Iskandarsyah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan daerah melalui kunjungan kerja ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kabupaten Karimun.
Dalam agenda ini, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi, bersama Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batu Bara, Herry Permana, melihat langsung perkembangan kawasan Free Trade Zone (FTZ) do Kabupaten Karimun.
Menurut Bupati, kunjungan tersebut menjadi ini penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pengembangan sektor industri dan investasi di Karimun.
“Besar harapan kami agar melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat semakin memberikan dukungan nyata dalam memperkuat posisi Kabupaten Karimun sebagai kawasan industri dan perdagangan yang strategis. Letak geografis Karimun yang berada di Selat Malaka merupakan keunggulan kompetitif yang harus terus dioptimalkan untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar Bupati.
Bupati menilai posisi Karimun yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka merupakan aset strategis yang dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak investor dan memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan BP Karimun agar pengelolaan kawasan FTZ dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.
Menurutnya, penguatan peran BP Karimun akan membantu mempercepat proses investasi, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, kunjungan lapangan yang dilakukan oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan sektor industri yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Karimun.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah pusat juga ingin memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh terkait potensi, tantangan, dan peluang pengembangan kawasan FTZ Karimun.
Kawasan ini dinilai memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Hasil dari kunjungan lapangan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan pengembangan kawasan FTZ Karimun.(*/Rch)
Editor: Don






