Mesin Longboat Mati di Perairan Perbatasan Karimun-Malaysia, Dua Nelayan Dievakuasi Tim SAR

Mesin Longboat Mati di Perairan Perbatasan Karimun-Malaysia, Dua Nelayan Dievakuasi Tim SAR
Dua nelayan dilaporkan terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia setelah longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin pada Minggu (12/7/2026) sore. F. Kansar Tanjungpinang.

Bentan.co.id – Dua nelayan dilaporkan terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia setelah longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin pada Minggu (12/7/2026) sore.

Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tanjungpinang bersama unsur gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Menurut keterangan resmi Kansar Tanjungpinang, mereka menerima informasi kejadian pada pukul 20.50 WIB dari Rio, seorang pegawai Bea Cukai.

“Lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar 11,20 nautical miles (NM) dari Dermaga Lanal Tanjung Balai Karimun,” tulis keterangan resmi tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan, kedua nelayan bernama Reza dan Iwan berangkat melaut sekitar pukul 14.00 WIB untuk menjaring ikan.

Namun sekitar pukul 17.15 WIB, mesin longboat yang mereka gunakan tiba-tiba mati akibat aki mengalami kerusakan atau kehabisan daya. Akibatnya, kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan hanyut di tengah laut.

Kedua nelayan sempat berusaha meminta pertolongan dengan melambaikan tangan ke arah kapal feri yang melintas di sekitar lokasi. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Hingga laporan diterima, kedua nelayan masih berada di atas longboat dalam kondisi selamat. Meski demikian, mereka membutuhkan bantuan evakuasi secepatnya.

Merespons kondisi darurat tersebut, Pos SAR Tanjung Balai Karimun langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Polair dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun.

Sekitar pukul 21.05 WIB, tim rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang terdiri dari tiga personel bersama dua personel Lanal Tanjung Balai Karimun berangkat menuju lokasi menggunakan speedboat milik Lanal.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 21.45 WIB untuk melaksanakan proses evakuasi terhadap kedua nelayan.

Kansar Tanjungpinang menyatakan perkembangan operasi SAR akan terus diperbarui sesuai hasil yang diperoleh tim di lapangan.(*)

Editor: Don

Pos terkait