Sepatu dan Pakaian Jadi Tempat Sembunyi Narkoba, 2,7 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Ditemukan

Sepatu dan Pakaian Jadi Tempat Sembunyi Narkoba, 2,7 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Ditemukan
Aparat dari Polresta Tanjungpinang beserta Bea dan Cukai berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkoba dengan total barang bukti sekitar 2,7 kilogram sabu dan ekstasi yang disembunyikan di sepatu dan pakaian. F. Bentan/Yto.

Bentan.co.id – Aparat dari Polresta Tanjungpinang beserta Bea dan Cukai berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkoba dengan total barang bukti sekitar 2,7 kilogram sabu dan ekstasi yang disembunyikan di sepatu dan pakaian.

Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Bandara Raja Haji Fisabilillah.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, menjelaskan bahwa dari pengungkapan di pelabuhan, petugas menemukan sabu seberat 1,858 kilogram serta ekstasi sebanyak 419,39 gram atau setara 956 butir.

Menurut Indra, kasus ini melibatkan pasangan suami istri berinisial IS dan DS. Keduanya diketahui sudah dua kali melakukan aksi serupa, di mana percobaan pertama berhasil lolos dari pengawasan.

Bacaan Lainnya

“Keduanya nekat menjadi kurir sabun dan ekstasi asal Malaysia ini lantaran tergiur dengan upah yang diberikan sebesar Rp30 juta. Rencana narkotika itu akan diedarkan di Tanjungpinang,” ucapnya, Selasa (21/4/2026).

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono, mengungkapkan modus penyelundupan yang digunakan pelaku. Barang haram tersebut disembunyikan di bagian pakaian hingga sepatu yang telah dimodifikasi.

“Mereka juga menyimpan didalam sepatu yang sudah dimodifikasi. Dengan Adanya penangkapan tersebut, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pengamanan, agar tidak ada lagi kasus serupa,” ungkapnya.

Selain pengungkapan di pelabuhan, polisi juga masih mengembangkan kasus lain terkait penyelundupan sabu melalui jalur kargo di Bandara Raja Haji Fisabilillah.

Saat ini, petugas tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain berinisial J sebagai pengirim dan A sebagai penerima dalam jaringan tersebut.(Yto)

Editor: Don

Pos terkait